Sabtu, 28 MARET 2026 • 11:16 WIB

Pemkab Tulang Bawang Barat Mulai Membahas Penerimaan CPNS 2026

Author

Pemkab Tubaba mulai membahas persiapan penerimaan CPNS 2026. (Pemkab Tubaba)

LAMPUNG – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat mulai membahas terkait penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun anggaran 2026.

Pembahasan dilakukan melalui rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Iwan Mursalin, pada Kamis (26/03/2026).

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya dalam rangka memastikan proses penerimaan CPNS berjalan sesuai kebutuhan riil daerah, khususnya dalam penguatan sektor pelayanan publik seperti kesehatan dan pendidikan.

Sekda Tubaba, Iwan Mursalin, mengatakan perencanaan formasi CPNS harus berbasis pada kebutuhan yang jelas dan terukur. Pemerintah daerah perlu memastikan setiap formasi yang diusulkan benar-benar menjawab kekurangan tenaga di lapangan.

“Perencanaan kebutuhan harus disusun secara matang dan berbasis data. Kita ingin formasi CPNS yang diajukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah,” ujarnya.

Baca juga: Pemprov Lampung Buka Seleksi Jabatan Kadisparekraf, Kadis Perkebunan dan Kabiro Perekonomian

Ia menekankan penguatan sumber daya manusia, khususnya di sektor kesehatan, menjadi prioritas. Tenaga kesehatan yang direkrut diharapkan tidak hanya memenuhi jumlah, tetapi juga memiliki kompetensi dan latar belakang pendidikan yang sesuai.

Selain itu, Sekda juga menyoroti pentingnya pemenuhan tenaga pendidik yang merata. Menurutnya, saat ini masih terdapat ketimpangan distribusi guru di beberapa wilayah, sehingga diperlukan penataan yang lebih baik melalui kebijakan penerimaan CPNS.

“Jangan sampai ada sekolah yang kelebihan guru, sementara di tempat lain justru kekurangan. Ini yang harus kita benahi melalui perencanaan formasi yang tepat,” katanya.

Menurutnya penempatan ASN ke depan harus mengacu pada kompetensi dan spesialisasi masing-masing. Hal ini penting untuk memastikan efektivitas kinerja serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga: Pemkab Tubaba Usulkan Lokasi Sekolah Rakyat Terpadu ke Pemerintah Pusat

Dalam rapat tersebut juga dibahas perlunya evaluasi terhadap kebutuhan tenaga kerja di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sebagai dasar dalam penyusunan formasi CPNS Tahun Anggaran 2026. Evaluasi ini mencakup analisis beban kerja, ketersediaan SDM, serta proyeksi kebutuhan di masa mendatang.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan menyesuaikan perencanaan tersebut dengan kemampuan anggaran, sehingga kebijakan yang diambil tetap realistis dan berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU