LAMPUNG - Ratusan personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 H di Kota Bandar Lampung. Pengamanan ini dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Sebanyak 702 personel diterjunkan dalam operasi kemanusiaan ini. Mereka terdiri dari 488 personel Polresta Bandar Lampung serta 214 personel gabungan dari TNI dan berbagai stakeholder terkait.
"Sebanyak 702 personel kami kerahkan dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026. Personel tersebut terdiri dari anggota Polresta Bandar Lampung serta unsur TNI dan instansi terkait yang bersama-sama melakukan pengamanan selama arus mudik hingga perayaan Idulfitri," kata Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, Jumat (13/3/2026).
Menurutnya, operasi ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang digelar setiap tahun untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun merayakan Lebaran di Kota Bandar Lampung.
Baca juga: Tips Aman Berkendara saat Mudik dari Polda Lampung: Cek Rem, Ban, Lampu, dan Bawa Dokumen
Pos Pelayanan dan Pengamanan
Dalam pelaksanaannya, Polresta Bandar Lampung mendirikan sembilan pos pengamanan dan pelayanan di titik-titik strategis. Pos tersebut terdiri dari tiga Pos Pelayanan dan enam Pos Pengamanan yang akan beroperasi selama masa operasi.
Tiga Pos Pelayanan:
- Pos Pelayanan Ramayana
- Pos Pelayanan Terminal Rajabasa
- Pos Pelayanan Begadang V
Enam Pos Pengamanan:
- Pos Pam Tugu Raden Intan
- Pos Pam Kemiling
- Pos Pam Baruna Panjang
- Pos Pam Sukamaju
- Pos Pam Kota Teluk
- Pos Pam Masjid Al Bakrie
Baca juga: Polresta Bandar Lampung Imbau Warga Mudik Lapor ke Bhabinkamtibmas demi Keamanan Rumah
AKP Agustina menjelaskan, pos-pos tersebut berfungsi sebagai pusat pelayanan bagi masyarakat, termasuk tempat istirahat bagi pemudik, pusat informasi, serta lokasi pengamanan di titik-titik rawan kepadatan arus lalu lintas.
"Kami berharap dengan adanya pos pelayanan dan pos pengamanan ini, masyarakat dapat merasakan perjalanan mudik yang aman, lancar, dan nyaman. Personel juga disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama masa mudik Lebaran," jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga keselamatan selama perjalanan agar perayaan Idulfitri dapat berlangsung dengan aman dan penuh kebahagiaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan