Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 17:41 WIB

Bulog Lampung Sebut Stok & Harga Beras-Minyakita Stabil Selama Ramadhan dan Lebaran 2026

Author

Ilustrasi Minyakita dan beras. (ANTARA/Luthfia Miranda Putri)

LAMPUNG - Bulog Kantor Wilayah Lampung memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras serta Minyakita aman selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Hal ini setelah jajaran Bulog melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Kami menegaskan bahwa Bulog hadir langsung di lapangan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan pasokan beras dan Minyakita tersedia dalam jumlah cukup. Kami memastikan stok nasional dalam kondisi aman, dan distribusi makin kami masifkan untuk mengantisipasi peningkatan permintaan selama Ramadan dan Lebaran,” kata Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Lampung, Rindo Safutra, dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Baca juga: Badan Pangan Nasional Awasi Distribusi Pangan di Lampung saat Ramadan

Dia menjelaskan sidak pasar dilakukan oleh Bulog Kanwil Lampung bersama Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Badan Pangan Nasional sekaligus disertai dengan edukasi keamanan dan mutu pangan kepada pedagang di pasar tradisional (Pasir Gintung) serta ritel modern.

Selain memantau harga, Bulog juga mengecek kualitas produk, ketersediaan stok di pedagang, serta kelancaran distribusi dari gudang ke titik penjualan.

"Untuk beras stok Cadangan Beras Pemerintah dalam kondisi sangat aman saat ini ada sebanyak 170.000 ton. Sementara untuk komoditas Minyakita, BULOG memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan pemerintah dengan harga yang mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET)," jelasnya. 

Dalam momentum Ramadan dan Idulfitri 2026, Bulog Kanwil Lampung juga mengintensifkan sinergi dengan pemerintah daerah, satgas pangan, serta instansi terkait guna mencegah potensi spekulasi harga dan penimbunan barang. Upaya ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menciptakan kondisi pasar yang kondusif.

Baca juga: ASDP Beri Diskon Tarif Ferry dan Single Tarif Merak–Bakauheni untuk Mudik Lebaran 2026

Bulog menegaskan akan terus melakukan monitoring secara berkala hingga pasca-Lebaran untuk memastikan stabilitas harga dan pasokan tetap terjaga. 

Melalui langkah proaktif ini, Bulog berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta mendukung terciptanya situasi pangan yang aman, stabil, dan terkendali di seluruh wilayah Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU