Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 17:53 WIB

BI Lampung Siapkan Rp4,5 Triliun Uang Layak Edar untuk Momen Ramadan dan Jelang Lebaran

Author

Ilustrasi uang rupiah. (Pixabay)

LAMPUNG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung menyelenggarakan Kick Off program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 dengan mengusung tema “Menjaga Rupiah di Bulan Penuh Berkah”.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lampung, Bimo Epyanto, mengatakan program ini sebagai salah satu langkah untuk memastikan pemenuhan kebutuhan uang layak edar bagi masyarakat, sekaligus memperkuat edukasi mengenai perilaku belanja bijak dan pendalaman pemahaman terhadap nilai Rupiah,

"Melalui sinergi bersama perbankan, Bank Indonesia berkomitmen menjaga ketersediaan uang tunai dan mendorong digitalisasi pembayaran guna mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di wilayah Lampung selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah," kata Bimo dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).

Baca juga: Cek Jadwal Tarawih dan Isya Ramadhan 2026 di Bandar Lampung

Dia menjelaskan pelaksanaan SERAMBI 2026 di Provinsi Lampung menjadi bagian dari langkah nasional, di mana Bank Indonesia Lampung menyiapkan uang kartal sebesar Rp4,5 triliun, meningkat 28,6 persen dari tahun sebelumnya. 

Bersinergi dengan 40 perbankan di seluruh Provinsi Lampung, pemenuhan kebutuhan ini bertujuan untuk menjamin kecukupan uang layak edar bagi masyarakat.

"Guna meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan, Bank Indonesia memperluas jangkauan layanan kas keliling di berbagai pusat aktivitas keagamaan, baik di dalam maupun di luar Kota Bandar Lampung," jelasnya. 

Masyarakat yang ingin melakukan penukaran dapat melakukan pemesanan dan memantau jadwal layanan melalui laman resmi https://pintar.bi.go.id.

Baca juga: Menhub: 778.000 Orang Diperkirakan Mudik ke Lampung saat Lebaran 2026

Adapun paket penukaran uang disediakan maksimal sebesar Rp5.300.000,00 per orang yang mencakup pecahan mulai dari Rp1.000 hingga Rp50.000.

Selain ketersediaan uang fisik, Bank Indonesia juga secara masif mendorong masyarakat untuk beralih ke transaksi digital menggunakan QRIS yang menawarkan prinsip CEMUMUAH (Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Andal) sekaligus sebagai upaya preventif terhadap peredaran uang palsu.

"Melalui inisiatif ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan kenyamanan transaksi serta pemahaman yang lebih baik dalam merawat dan menjaga kedaulatan rupiah," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU