Senin, 22 DESEMBER 2025 • 10:08 WIB

Pencarian 8 ABK KM Maulana 30 Terus Dilanjutkan, Tim SAR Gabungan Bagi Dua Sektor Operasi

Author

Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap 8 ABK yang hilang pasca insiden terbakarnya KM Maulana 30. (Basarnas Lampung)

LAMPUNG - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Lampung melanjutkan operasi pencarian terhadap delapan Anak Buah Kapal (ABK) KM Maulana 30 yang masih hilang pasca kebakaran kapal di Perairan Selatan Belimbing, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, Minggu (21/12/2025).

Sebelum operasi dimulai, tim SAR gabungan melaksanakan briefing dan koordinasi lintas sektor. Pencarian dilakukan berdasarkan Rencana Operasi SAR serta perhitungan SAR Map Prediction untuk menentukan arah dan luas area pencarian yang paling memungkinkan.

Pada hari kedua ini, area pencarian mencapai radius 26,26 Nm atau sekitar 42,2 km. Untuk mengoptimalkan pencarian, area dibagi menjadi dua sektor, yakni SRU 1 menggunakan KN SAR 224 Basudewa dan SRU 2 menggunakan KM Maulana VII, dengan pola pencarian laut terstruktur.

Selain penyisiran laut, unsur SAR gabungan juga melakukan pencarian di wilayah pesisir, termasuk penyisiran sepanjang pesisir Tambling dan perairan sekitar lokasi kejadian dengan menggunakan kapal hiu fiber milik Tambling Wildlife Nature Conservation.

Baca juga: KM Maulana 30 Terbakar di Perairan Lampung, 25 ABK Selamat, 8 Orang Masih Dalam Pencarian

Namun, operasi sempat dihentikan sementara akibat cuaca buruk di lokasi pencarian. Setelah kondisi memungkinkan, pencarian kembali dilanjutkan pada siang hari. 

Hingga sore hari, hasil pencarian belum membuahkan temuan sehingga operasi dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada hari ketiga sesuai rencana operasi berikutnya.

Kepala Kantor SAR Lampung Deden Ridwansah, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya maksimal dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel di lapangan.

“Hasil pencarian hari ke 2 sampai sore ini masih nihil dan sempat dihentikan pada siang hari karena cuaca yang kurang mendukung, angin kencang 20 knots dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter sampai 3 meter. Meskipun cuaca menjadi kendala, seluruh unsur SAR tetap siaga dan pencarian akan dilanjutkan sesuai rencana,” kata Deden.

Baca juga: Terseret Ombak Saat Bermain, Anak 7 Tahun Hilang di Pantai Sayar Pesisir Barat

"Kami berharap doa restu dari seluruh masyarakat agar kami dapat segera menemukan 8 ABK dan mengevakuasi dalam keadaan selamat," ujarnya.

Operasi SAR melibatkan unsur Basarnas, Polairud Mabes Polri, Polairud Polda Lampung, TNI AL, serta unsur masyarakat dan relawan setempat.

Kantor SAR Lampung memastikan informasi perkembangan operasi SAR akan terus disampaikan kepada publik secara berkala.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU