Minggu, 23 NOVEMBER 2025 • 12:49 WIB

Lampung Bangkit dari Desa: Mirza Janjikan Pemerataan hingga Pelosok Mesuji

Author

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal saat melakukan kunjungan kerja ke Mesuji. (Pemprov Lampung)

LAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, saat melakukan kunjungan kerja di Desa Sidang Kurnia Agung, Kecamatan Rawa Jitu Utara, Kabupaten Mesuji.

Gubernur Mirza menegaska seluruh desa di Provinsi Lampung memiliki hak untuk maju dan sejahtera tanpa terkecuali. 

“Di mana pun desa itu berada, selama masih di Provinsi Lampung, dia punya hak untuk dimajukan, untuk dimakmurkan, dan dibuat sejahtera,” kata Mirza, Minggu (23/11/2025).

Baca juga: Ribuan Masyarakat Ikuti Jalan Sehat Bersama Gubernur Lampung, Peringati HUT ke-17 Kabupaten Mesuji

Mirza juga menyampaikan dukungan Pemprov Lampung terhadap berbagai program strategis di Mesuji, di antaranya penyediaan dryer untuk mengeringkan hasil panen padi guna meningkatkan keuntungan petani.

Dia menjelaskan, selama ini petani mengeringkan gabah dengan menjemur di bawah sinar matahari hingga tiga hari, bahkan seminggu saat hujan. 

Dengan adanya dryer, proses pengeringan dapat dilakukan hanya dalam waktu 18 jam dan keuntungan petani bisa meningkat sekitar Rp16 juta per 20 ton gabah.

Selain itu, Pemprov Lampung juga menghadirkan fasilitas pabrik pupuk organik cair dengan kemampuan mencukupi kebutuhan lahan hingga 800 hektare serta berpotensi meningkatkan produktivitas hingga 15–20 persen. 

Baca juga: Pemprov Lampung Dorong Pemerataan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Lewat Reforma Agraria

Dengan peningkatan tersebut, hasil panen padi yang biasanya lima ton per hektare dapat naik menjadi enam hingga tujuh ton per hektare.

“Pupuk selama ini kita beli mahal, ternyata kita bisa buat sendiri. Hasil panen yang biasanya dijual mentah, ke depan harus menjadi produk bernilai tambah di desa,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Mirza juga melihat inovasi anak muda desa yang telah mengikuti pelatihan vokasi dimana mereka mulai mampu memodifikasi traktor khusus lahan rawa dan tengah menyiapkan produk beras premium dengan merek Beras Makmur buatan Desa Sidang Kurnia Agung.

Gubernur Mirza menjelaskan bahwa upaya hilirisasi dan kemandirian desa tersebut merupakan arah kebijakan pembangunan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten.

“Kemajuan itu bukan hanya ada di kota. Fondasi kemajuan Indonesia harus dimulai dari desa,” tegasnya.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa semua program akan berjalan efektif apabila desa memiliki pemimpin yang bersemangat. 

Karena itu ia menyampaikan apresiasi atas dorongan kuat Bupati Mesuji, Elfianah, dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat

Ia juga menegaskan komitmen Pemprov Lampung untuk selalu mendukung kepala desa yang memiliki semangat memajukan wilayahnya.

Baca juga: Optimalisasi Program Desaku Maju, Pemerintah Lampung Dorong Kemandirian Desa

Gubernur Mirza menyampaikan optimisme bahwa Kabupaten Mesuji mampu mengejar ketertinggalan dan menjadi wilayah dengan percepatan perkembangan yang signifikan.

“Mesuji sudah capek tertinggal, sudah capek di nomor duakan. Insyaallah, Mesuji akan selalu ada di hati saya untuk kita majukan,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU