Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 04 APRIL 2026 • 14:47 WIB

Pemprov Anggarkan Rp 162 Miliar untuk Perbaikan Jalan di Lampung Tengah

Pemprov Anggarkan Rp 162 Miliar untuk Perbaikan Jalan di Lampung TengahGubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, saat meninjau perbaikan jalan di Lampung Tengah. (Pemprov Lampung)

LAMPUNG – Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat kembali ditegaskan. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Tengah untuk meninjau progres percepatan infrastruktur jalan provinsi, Jumat (3/4/2026).

Peninjauan dilakukan pada pengerjaan perbaikan ruas jalan Kalirejo–Bangun Rejo di Kecamatan Kalirejo, sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas dan mendorong ekonomi warga. Ruas ini menghubungkan jalur penting lainnya, seperti Kalirejo–Padang Ratu, Bangun Rejo–Wates, hingga Kalirejo–Pringsewu.

Pemerintah provinsi juga mempercepat perbaikan di ruas Padang Ratu–Kalirejo dan Padang Ratu–Pekurun Udik.

Berdasarkan data teknis kegiatan tahun 2026, spesifikasi tiga ruas jalan tersebut yaitu:

  • Ruas Kalirejo - Bangunrejo: Penanganan sepanjang 5,53 KM dengan perkerasan beton (rigid pavement) senilai Rp 57,75 Miliar.
  • Ruas Padang Ratu - Pekurun Udik: Penanganan sepanjang 3,5 KM dengan jenis pekerjaan Rigid Beton dan Aspal senilai Rp 38,39 Miliar.
  • Ruas Padang Ratu - Kalirejo: Penanganan sepanjang 6,5 KM dengan jenis pekerjaan Rigid Beton dan Aspal senilai Rp 66,69 Miliar.

Baca juga: Pemprov Lampung Kebut Penanganan Perbaikan Jalan Provinsi Ruas Gunung Batin–Daya Murni Lampung Tengah

Ketiga ruas ini merupakan jalur vital dengan kepadatan penduduk tinggi, didominasi aktivitas pertanian, perkebunan, dan perdagangan. Tingginya aktivitas berbanding lurus dengan kepadatan lalu lintas, dipercepat kerusakan karena struktur jalan sebelumnya belum mampu menahan beban tinggi.

Gubernur Mirza mengecek langsung konstruksi jalan, sistem drainase, kesiapan alat berat, serta memastikan perhitungan LHR (Lalu Lintas Harian Rata-rata) menjadi dasar spesifikasi pembangunan.

"Tahun 2026 ini kita mulai lebih cepat, di bulan April. Ini harapan seluruh masyarakat Lampung," ujar Gubernur Mirza.

Ia menargetkan peningkatan signifikan kemantapan jalan provinsi. Pada 2025, angka kemantapan jalan di level 75%. Melalui percepatan 2026, ditargetkan perbaikan hampir 200 km jalan untuk mencapai 86% jalan mantap.

Baca juga: 30 Tahun Rusak, Jalan di Rawa Pitu Segera Diperbaiki dengan Anggaran Rp130 Miliar

Khusus Lampung Tengah yang menjadi poros utama transportasi provinsi, target lebih tinggi. "Hari ini kemantapan jalan di Lampung Tengah sudah 89%. Kita targetkan akhir 2026 meningkat menjadi 98%," tambahnya.

Gubernur Mirza memberi pesan tegas kepada PPK dan kontraktor agar tidak bermain-main dengan kualitas. Ia menekankan tiga faktor utama kerusakan jalan: drainase buruk, beban kendaraan berlebih (overload), dan rendahnya kualitas konstruksi.

"Masyarakat sudah lelah melihat jalan rusak. Dana ini dari pajak rakyat. Jika kualitas buruk, keuangan provinsi baru bisa memperbaiki 15 tahun kemudian karena anggaran harus bergilir," tegasnya.

Ia menginstruksikan seluruh material seperti semen dan batu wajib melalui uji laboratorium terlebih dahulu. Ia juga mengingatkan pentingnya perawatan jalan berkala, termasuk menjaga drainase dan kebersihan saluran air.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemprov Anggarkan Rp 162 Miliar untuk Perbaikan Jalan di Lampung Tengah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!