Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 12 MARET 2026 • 14:37 WIB

ASDP Siapkan 57 Kapal untuk Angkutan Lebaran 2026 Lintasan Merak-Bakauheni, Proyeksi Penumpang Naik 11,2 Persen

ASDP Siapkan 57 Kapal untuk Angkutan Lebaran 2026 Lintasan Merak-Bakauheni, Proyeksi Penumpang Naik 11,2 PersenPelabuhan Bakauheni, Lampung. (ASDP)

LAMPUNG – Arus mudik Lebaran selalu menjadi momentum besar bagi mobilitas masyarakat lintas pulau. Di lintasan penyeberangan tersibuk nasional Bakauheni–Merak, lonjakan pergerakan diproyeksikan kembali terjadi pada Angkutan Lebaran 2026 (1447 H). Sebanyak 108.952 penumpang pejalan kaki dan 353.901 kendaraan diperkirakan akan menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni menuju Merak selama periode layanan tahun ini.

Lintasan yang menghubungkan Sumatera dan Jawa ini merupakan jalur vital dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus distribusi logistik nasional. Kelancaran operasional penyeberangan tidak hanya bergantung pada kesiapan operator, tetapi juga sinergi antara regulator, operator, dan seluruh pemangku kepentingan di pelabuhan.

Kesiapan Armada dan Proyeksi

Pada Angkutan Lebaran 2026, sebanyak 57 unit kapal siap beroperasi melayani penyeberangan di lintasan Bakauheni–Merak. Dengan armada tersebut, diproyeksikan akan berlangsung 2.949 trip kapal untuk mengakomodasi mobilitas masyarakat pada masa mudik dan arus balik.

Jika dibandingkan dengan Angkutan Lebaran 2025, pergerakan dari Sumatera menuju Jawa untuk penumpang diperkirakan naik 11,2 persen, kendaraan meningkat 10,5 persen, sementara jumlah trip kapal bertambah sekitar 7 persen.

Baca juga: Empat Pelabuhan di Lampung Siap Layani Arus Mudik Lebaran 2026

Pengaturan Lalu Lintas

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni, Partogi Tamba, mengatakan pengaturan lalu lintas penyeberangan selama periode Lebaran sepenuhnya di bawah kewenangan regulator. ASDP berkomitmen mendukung setiap kebijakan yang diterapkan demi menjaga kelancaran arus.

"Pengaturan jadwal operasi kapal, kapasitas layanan, hingga manajemen lalu lintas penyeberangan merupakan kewenangan regulator yakni KSOP ataupun BPTD. ASDP sebagai operator mendukung penuh kebijakan tersebut melalui koordinasi intensif agar layanan selama Angkutan Lebaran dapat berjalan aman, tertib, dan lancar," kata Partogi.

Posko Angkutan Lebaran dijadwalkan berlangsung 13–31 Maret 2026, dengan dinamika arus yang cukup tinggi karena beririsan dengan dua momentum besar: Hari Raya Nyepi (18–19 Maret) dan Idul Fitri (21–22 Maret).

Baca juga: Kapan Puncak Mudik Lebaran 2026 di Lampung? Ini Prediksinya

Pengaturan Arus Balik

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale menambahkan, keberhasilan pengelolaan Angkutan Lebaran tidak terlepas dari kolaborasi lintas instansi dalam mengatur arus mobilitas masyarakat di pelabuhan.

"Sinergi antara regulator, operator, aparat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi utama dalam menjaga kelancaran layanan penyeberangan selama periode Lebaran," ujar Windy.

Untuk mengantisipasi kepadatan pada arus balik, pengaturan operasional akan diterapkan sesuai SKB lintas instansi. Pada 23–29 Maret 2026, Pelabuhan Bakauheni diprioritaskan melayani penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan I–VI A menuju Pelabuhan Merak. Kendaraan logistik besar golongan V B–IX akan dialihkan melalui Pelabuhan BBJ Muara Pilu menuju Bojonegara untuk mengurangi potensi kepadatan di lintasan utama.

Baca juga: Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Lampung Siap Layani Mudik 2026

Penjualan tiket kendaraan logistik tersebut dihentikan sementara di Pelabuhan Bakauheni untuk keberangkatan mulai 23 Maret pukul 00.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Selama periode tersebut juga diberlakukan kebijakan tarif satu harga (single tarif).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

ASDP Siapkan 57 Kapal untuk Angkutan Lebaran 2026 Lintasan Merak-Bakauheni, Proyeksi Penumpang Naik 11,2 Persen

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!