Ilustrasi cuaca hujan. (Unsplash/Filip Lukic)
LAMPUNG – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hujan masih mendominasi hampir seluruh wilayah Provinsi Lampung pada Minggu, 1 Februari 2026.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang di sejumlah daerah.
Berdasarkan prakiraan BMKG Lampung, pada pagi hari, hujan diprediksi turun di sebagian besar wilayah Lampung. Kondisi ini berlanjut hingga siang sampai sore hari, dengan intensitas hujan yang masih merata.
Beberapa wilayah yang perlu diwaspadai pada pagi hari antara lain Way Kanan, Lampung Barat, Lampung Tengah, Pesawaran, Pesisir Barat, Tanggamus, dan Lampung Selatan.
Sementara pada siang hingga sore, potensi hujan disertai petir diprakirakan terjadi di Tanggamus, Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Selatan, serta Lampung Timur.
Memasuki malam hari, cuaca umumnya berawan, namun hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah seperti Way Kanan, Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang, Mesuji, Lampung Utara, Lampung Tengah, Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran, Lampung Selatan, Bandar Lampung, Metro, dan Lampung Timur.
Pada dini hari, kondisi cuaca masih didominasi awan. Potensi hujan diprakirakan terjadi di Pesisir Barat, Tanggamus, Way Kanan, Lampung Utara, Tulang Bawang Barat, Mesuji, Lampung Timur, dan Lampung Selatan.
Untuk suhu udara, secara umum berkisar antara 22–29 derajat Celsius, sementara wilayah Lampung bagian barat cenderung lebih sejuk dengan suhu 19–28 derajat Celsius.
Kelembapan udara berada pada kisaran 68–100 persen, menandakan kondisi atmosfer cukup basah.
Adapun angin bertiup dari arah Barat hingga Utara dengan kecepatan 5–19 knots atau sekitar 9–35 km/jam.
Masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan, diminta untuk selalu memantau informasi cuaca terkini, menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir, serta waspada terhadap potensi genangan air dan pohon tumbang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BMKG Lampung