Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 11 JANUARI 2026 • 11:49 WIB

BPS Lampung Catat Inflasi 0,59 Persen pada Desember 2025

BPS Lampung Catat Inflasi 0,59 Persen pada Desember 2025Informasi inflasi di Lampung. (BPS Lampung)

LAMPUNG - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat inflasi sebesar 0,59 persen secara bulanan (month-to-month/m-to-m) pada Desember 2025. 

“Angka ini terpantau lebih tinggi bila dibandingkan inflasi Desember tahun sebelumnya yang sebesar 0,47 persen,” kata Statistisi Ahli Muda BPS Provinsi Lampung, Muhammad Sabiel Adi Prakasa, dalam rilis berita resmi statistik beberapa waktu lalu.

Ia melaporkan pemicu utama inflasi bulanan (m-to-m) terjadi pada kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang mengalami inflasi sebesar 1,42 persen, kelompok ini juga memberikan andil inflasi sebesar 0,48 persen. 

Sebaliknya, kelompok Kesehatan mencatatkan deflasi sebesar 0,13 persen, namun andil deflasi terbesar terjadi di kelompok Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan dengan andil sebesar 0,01 persen.

Baca juga: BPS Lampung: Inflasi Bulanan Oktober 2025 0,23 Persen

Lima komoditas utama yang memberikan andil inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) adalah Cabai Rawit dengan andil sebesar (0,17 persen); diikuti oleh Bawang Putih (0,11 persen); Bawang Merah (0,10 persen); Emas Perhiasan (0,05 persen); dan Bensin (0,03 persen). 

Di sisi lain, beberapa komoditas yang memberikan andil deflasi dan menahan laju inflasi secara umum, antara lain: Tomat dengan andil deflasi sebesar (0,04 persen); diikuti oleh Salak (0,02 persen); Sabun Mandi (0,02 persen); Terong (0,01 persen), dan Tarif Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (0,01 persen),” terang Muhammad Sabiel Adi Prakasa.

"Bila dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya atau (year-on-year/y-on-y), Provinsi Lampung mengalami inflasi sebesar 1,25 persen pada Desember 2025," ujarnya.

Selanjutnya, kelompok pengeluaran dengan tingkat inflasi tertinggi secara tahunan pada Desember 2025 (y-on-y) adalah Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya yang tercatat mengalami inflasi tertinggi sebesar (8,45 persen) dengan andil 0,53 persen. 

Baca juga: Lampung Catatkan Inflasi Terendah Secara Nasional Sebesar 0,30 Persen

Namun, andil inflasi yang paling dominan disumbangkan oleh Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau dengan inflasi sebesar 4,07 persen dan andil 1,35 persen.

Sedangkan kelompok pendidikan mengalami deflasi terbesar yaitu 17,98 persen, dengan andil deflasi 1,21 persen.

Berikut adalah lima komoditas utama pendorong inflasi secara tahunan (y-on-y), selama Desember 2025, yaitu: Emas Perhiasan dengan andil sebesar (0,53 persen); diikuti oleh Cabai Merah (0,36 persen); Bawang Merah (0,27 persen); Cabai Rawit (0,16 persen); dan Beras (0,14 persen). 

Di sisi lain, beberapa komoditas yang memberikan andil deflasi dan menahan laju inflasi secara umum, antara lain: Sekolah Menengah Atas dengan andil deflasi sebesar (0,85 persen); diikuti oleh Sekolah Menengah Pertama (0,39 persen); Tomat (0,14 persen); Bawang Putih (0,08 persen); dan Cumi-cumi (0,07 persen).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

BPS Lampung Catat Inflasi 0,59 Persen pada Desember 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!