Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. (Pemprov Lampung)
LAMPUNG - Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, optimis Lampung akan berkontribusi dalam mendukung swasembada pangan nasional seiring meningkatnya produksi pertanian di Lampung.
Hal tersebut disampaikan Mirza usai mengikuti panen raya dan pengumuman swasembada pangan nasional secara virtual dari Kantor PDAM Pesawaran, Desa Kutoarjo, Gedong Tataan.
Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa produksi padi Lampung tahun ini meningkat hampir 15 persen.
“Alhamdulillah, tahun ini produksi kita naik hampir 15 persen, dari 2,7 juta ton menjadi 3 juta ton. Kami optimistis di 2026 produksi dapat naik lagi 15–20 persen,” kata Mirza, Kamis (8/1/2026).
Baca juga: Gubernur Lampung Tinjau Penggilingan Padi dan Produksi Pupuk Organik di Lampung Timur
Dia menjelaskan peningkatan produksi tersebut akan semakin diperkuat dengan implementasi pupuk organik cair yang ditargetkan merata pada 2026 dan diperkirakan mampu menambah produktivitas hingga 10 persen.
Selain padi, Mirza juga menyampaikan Pemerintah Provinsi Lampung juga terus mendorong peningkatan produksi jagung serta memperkuat kerja sama antar daerah yang salah satunya melalui perjanjian kerja sama pertanian antara Lampung dan Jawa Tengah.
“Kita saling membutuhkan. Lampung memasok gula, sementara Jawa Tengah memasok cabai dan bawang. Ini bentuk sinergi menjaga stabilitas pangan nasional,” jelasnya.
Mirza juga menekankan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjaga lahan pertanian berkelanjutan.
Baca juga: Stok Beras Lampung Melimpah: Bulog Pastikan Aman hingga Awal 2026
Ia menegaskan bahwa seluruh bupati di Lampung telah diinstruksikan untuk menginventarisasi dan mendaftarkan lahan sawah berkelanjutan agar tidak beralih fungsi.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sendiri secara resmi mengumumkan capaian penting swasembada pangan nasional dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang digelar di Karawang, Jawa Barat.
Selain Gubernur Mirza, acara tersebut diikuti juga oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan serta jajaran pemerintah daerah Lampung dan Jawa Tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan