Wagub Lampung saat menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional. (Diskominfotik Lampung)
LAMPUNG - Wakil Gubernur Jihan Nurlela selaku Ketua Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL), menyatakan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus memperjuangkan kesetaraan hak bagi penyandang disabilitas, khususnya dalam aspek aksesibilitas lapangan pekerjaan.
Hal tersebut disampaikan Wagub Jihan Nurlela saat menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tingkat Provinsi Lampung 2025 di Sekretariat PKDL Tanjung Bintang.
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mengungkapkan apresiasi terhadap ketangguhan dan semangat juang keluarga besar disabilitas di Provinsi Lampung.
Menurutnya, semangat tersebut menjadi inspirasi dan titik balik spiritual bagi dirinya pribadi dalam menjalankan amanah.
“Ada pengalaman spiritual bagi saya pribadi. Melihat keluarga besar disabilitas dengan segala tantangannya namun tetap penuh rasa syukur, membuat saya merasa tidak pantas untuk mengeluh,” kata Jihan.
Jihan menyadari tantangan aksesibilitas, baik di sektor pendidikan, kesehatan, maupun pekerjaan masih menjadi pekerjaan rumah yang besar.
Ia menekankan penyelesaian isu ini memerlukan solidaritas lintas sektor, tidak hanya pemerintah, tetapi juga dukungan masyarakat dan dunia usaha (swasta).
Jihan mengungkapkan Pemerintah Provinsi Lampung melalui organisasi perangkat daerah terkait akan merealisasikan program bursa kerja khususnya bagi disabilitas pada tahun mendatang.
“Meskipun tahun ini terdapat tantangan sehingga belum bisa dilaksanakan, saya telah menginstruksikan jajaran terkait agar tahun depan (2026) bursa kerja khusus disabilitas dapat terlaksana, sehingga teman-teman disabilitas dapat mengakses pekerjaan dengan lebih mudah,” jelasnya.
Baca juga: Pemprov Lampung Komitmen Wujudkan Kesetaraan dan Ramah bagi Penyandang Disabilitas
Jihan mengajak seluruh elemen masyarakat yang dianugerahi kelengkapan fisik untuk mengambil peran dalam mengawal hakhak penyandang disabilitas. Ia mengingatkan bahwa hak penyandang disabilitas adalah setara dan wajib dipenuhi.
“Dengan keterbatasan yang dititipkan Tuhan kepada mereka, sesungguhnya kita yang dianugerahi kesempurnaan memiliki kewajiban untuk mengawal hak-hak mereka. Selamat Hari Disabilitas Internasional 2025. Kita semuanya setara ya. Semangat membangun masyarakat Indonesia lebih inklusif,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan