Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 10 DESEMBER 2025 • 10:07 WIB

Gubernur Lampung Raih Penghargaan dari Menteri Tenaga Kerja

Gubernur Lampung Raih Penghargaan dari Menteri Tenaga KerjaGubernur Lampung saat menerima penghargaan dari Menteri Tenaga Kerja. (Pemprov Lampung)

LAMPUNG - Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan pembina produktivitas. 

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Yassierli, dalam ajang Naker Inspirational Leadership Award 2025 yang digelar di Grand Ballroom Dana Rote, Balai Kartini, Jakarta Selatan.

Penghargaan ini dianugerahkan sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat atas komitmen dan dukungan kuat Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam mendorong peningkatan produktivitas tenaga kerja di daerah.

Gubernur Lampung dinilai berhasil melaksanakan program pembinaan Sistem Manajemen Peningkatan Produktivitas dengan capaian sedikitnya 0,05 persen dari total perusahaan yang beroperasi di Provinsi Lampung.

Baca juga: Program MBG di Lampung Serap 24 Ribu Tenaga Kerja

Dalam kesempatan yang sama, Provinsi Lampung juga mencatatkan sejarah baru. Untuk pertama kalinya, tiga perusahaan asal Lampung berhasil meraih penghargaan Paramakarya Tahun 2025 secara bersamaan. Ketiga perusahaan tersebut adalah PT. Alu Cinta Padamu, PT. Bumi Menara Internusa, dan PT. Natura Perisa Aroma.

Penghargaan Paramakarya ini diberikan berdasarkan penilaian produktivitas yang mencakup inovasi, manajemen mutu, keberlanjutan, serta kontribusi ekonomi.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menekankan pentingnya penghargaan ini sebagai momentum untuk bersiap menghadapi tantangan yang lebih kompleks di masa depan. 

Ia mengingatkan Indonesia akan menghadapi situasi ketenagakerjaan yang lebih berat pada 2026.

"Kita berada di akhir tahun 2025. Kita punya PR tahun 2026 yang jauh lebih berat. Produktivitas, inovasi, dan daya saing tenaga kerja kita menjadi isu utama yang akan kami jadikan fokus dalam program-program strategi Kementerian Ketenagakerjaan," kata Yassierli.

Baca juga: Pemprov Lampung Bahas Penguatan Kerja Sama Penyiapan Tenaga Kerja ke Jepang dengan JAC

Menaker memaparkan produktivitas bukan sekadar angka, melainkan menyangkut cara pikir, praktik kerja, budaya, hingga sistem manajemen. 

Menurutnya, produktivitas berkaitan dengan kemampuan pekerja memberikan nilai tambah (value) bagi perusahaan melalui pemanfaatan teknologi dan budaya kerja terbaik.

"Kami akan terus menjadikan produktivitas, inovasi, dan daya saing sebagai tiga kata kunci yang saling terkait dan menjadi concern utama kami," jelasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gubernur Lampung Raih Penghargaan dari Menteri Tenaga Kerja

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!