Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 03 NOVEMBER 2025 • 18:16 WIB

Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemprov Lampung Galakkan Eco-Office

Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemprov Lampung Galakkan Eco-OfficeLingkungan kantor Pemprov Lampung. (Antaranews)

LAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk menerapkan Eco-Office yakni konsep perkantoran yang menerapkan prinsip-prinsip ramah lingkungan dalam kegiatan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik, Pemprov Lampung, Achmad Saefulloh, saat menjadi pembina apel di Lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, di Lapangan Korpri, Senin (3/11/2025).

Dia menyebut pengelolaan sampah adalah isu fundamental dengan tantangan yang masih besar. Oleh karena itu dia menekankan perlunya komitmen kuat dari seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menghadapinya.

“Pengelolaan sampah adalah isu fundamental yang menentukan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat kita. Berdasarkan data yang ada, kita harus mengakui bahwa tantangan yang kita hadapi masih besar, namun harus kita hadapi dengan komitmen yang kuat,” ujar Saefulloh membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung.

Baca juga: Jadi Satu-satunya Kampus Pembuat Teleskop Fotografi Astronomi, Itera Sukses Amati Langit Lampung

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berfokus pada upaya percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSel) Regional Lampung, serta mendorong pembentukan Bank Sampah Unit di setiap RW dan Bank Sampah Induk di setiap Kecamatan.

Upaya ini juga mencakup dorongan untuk melaksanakan kegiatan pilah dan olah sampah mulai dari tingkat sumber, seperti rumah tangga, pasar, dan perkantoran.

Dia menjelaskan efisiensi energi dan air ditekankan sebagai kunci dari kantor yang ramah lingkungan. 

Seluruh peserta apel diminta untuk segera menerapkan langkah-langkah praktis, seperti mematikan lampu dan AC apabila ruangan tidak dipergunakan setelah jam kerja, serta menggunakan peralatan elektronik yang hemat energi seperti lampu LED.

Baca juga: Lampung Buka Peluang Terapkan Teknologi Pemusnah Sampah Ramah Lingkungan Bernama AutoThermix

Selain itu, konservasi air harus dilakukan dengan segera memperbaiki kebocoran pipa dan kran, serta membuat lubang resapan air hujan atau lubang biopori.

Terkait dengan pengurangan sampah, dia mengimbau untuk menerapkan Paperless Office dalam kegiatan administrasi dan persuratan kantor. 

Perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil dan konsisten. Seluruh pegawai diwajibkan membatasi dan mengganti penggunaan kemasan sekali pakai dengan menggunakan tumbler dan reusable bag.

Lebih lanjut, setiap unit kerja diminta memastikan ketersediaan tempat sampah terpilah yang memadai, minimal untuk tiga jenis sampah: Organik (Hijau), Anorganik (Kuning), dan Bahan Berbahaya dan Beracun (Merah). Sampah organik diharapkan dapat diolah menjadi kompos, eco-enzyme, atau pakan maggot.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemprov Lampung Galakkan Eco-Office

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!