Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 14 JULI 2025 • 15:31 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Bertemu Gubernur, Bahas Pendidikan, Persoalan Sampah hingga Pariwisata

Wali Kota Bandar Lampung Bertemu Gubernur, Bahas Pendidikan, Persoalan Sampah hingga PariwisataGubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana. (Pemprov Lampung)

LAMPUNG - Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menemui Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, di ruang kerja gubernur, Senin (14/7/2025).

Pertemuan keduanya ini membahas berbagai potensi mulai dari pendidikan, tata kelola sampah dan pariwisata.

Dalam momen itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan dukungannya terhadap Kota Bandar Lampung yang merupakan Ibukota Provinsi Lampung sebagai wilayah penopang bagi kemajuan Provinsi Lampung secara keseluruhan.

“Di kacamata Pemprov, 60 persen uang yang bersumber dari keseluruhan wilayah di Provinsi Lampung itu mengalir dan berputar di Kota Bandar Lampung dan terkait wisatawan, 17 juta orang yang datang ke Lampung itu 70 persen nya pasti berbelanja di Kota Bandar Lampung," kata Mirza.

Baca juga: Program Sekolah Rakyat di Lampung Belum Dimulai, Siswa Baru Dicek Pemeriksaan Kesehatannya

"Sehingga dengan demikian kami harapkan kolaborasi yang signifikan bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung yang berdampak positif bagi pembangunan Lampung keseluruhan,” tambahnya. 

Terkait pendidikan, Mirza menyampaikan dengan adanya kemajuan pembangunan di suatu daerah juga harus diimbangi oleh peningkatan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di daerah tersebut.

“Saya apresiasi inisiasi Program Sekolah Siger dan akan kita dukung penuh, karena di Lampung ini hanya sebanyak 62 persen lulusan SMP yang lanjut ke SMA, kemudian hanya 21 persen lulusan SMA yang lanjut ke jenjang kuliah, dan hanya tiga persen lulusan kuliah yg diterima kerja di Lampung ini," ucapnya.

"Jadi nanti untuk anak yang putus sekolah di Bandar Lampung nanti saya minta data nya direkap agar kita integrasikan. Hal ini tidak lain dan tidak bukan untuk menunjang peningkatan IPM di wilayah Bandar Lampung dan Provinsi Lampung secara keseluruhan,” kata dia.

Dalam hal tata kelola persampahan, gubernur menyampaikan bahwa nantinya pengelolaan sampah di Bandar Lampung ini akan dikolaborasikan dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, sehingga ke depannya nanti akan bisa memenuhi kapasitas 1.000 ton perharinya untuk dijadikan TPST (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu) yang untuk sementara ini sudah masuk PSN (Proyek Strategis Nasional).

Baca juga: Bandar Lampung Expo 2025 Dibuka, Diharapkan Bisa Tingkatkan Sektor Ekonomi Kreatif dan Pariwisata

“Nanti kita buat satgas yang berkolaborasi antara Pemprov, Pemkot Bandar Lampung dan Pemkab Lampung Selatan. Selain itu nanti untuk Pemkot Bandar Lampung agar menunjuk lahan yang nantinya kita bantu untuk jadikan embung. Hal ini juga sebagai salah satu solusi mengatasi banjir yang kerap melanda Bandar Lampung,” ucapnya.

Selain itu di sektor pariwisata, Mirza berharap kepada seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Lampung untuk menyusun dan menetapkan wilayah pariwisata masing-masing.

“Diharapkan nanti dengan penetapan yang dilakukan oleh bupati dan wali kota ini nanti kita kolaborasikan, sehingga mewujudkan pariwisata Lampung yang berkarakter dan berintegrasi secara keseluruhan yang outputnya tentu untuk mendatangkan para investor investor yang akan berinvestasi di Lampung,” terangnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wali Kota Bandar Lampung Bertemu Gubernur, Bahas Pendidikan, Persoalan Sampah hingga Pariwisata

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!