Jumat, 10 APRIL 2026 • 08:05 WIB

Gubernur Lampung Dorong Pringsewu Jadi Sentra Mocaf, Hilirisasi Singkong Perkuat Ekonomi

Author

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat bertemu Bupati Pringsewu dan jajaran. (Pemprov Lampung)

LAMPUNGGubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, mendorong pengembangan sentra produksi modified cassava flour (mocaf) di Pringsewu sebagai wujud hilirisasi komoditas singkong. Upaya ini dinilai penting untuk memperkuat swasembada pangan sekaligus meningkatkan perekonomian daerah.

Hal tersebut disampaikan Mirza saat menerima kunjungan Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas terkait industrialisasi mocaf sebagai mesin penggerak ekonomi inklusif daerah. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Gubernur, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (9/4/2026) kemarin.

Mirza menyampaikan pengembangan mocaf merupakan salah satu bentuk hilirisasi komoditas singkong yang memiliki potensi besar di Provinsi Lampung. 

Menurutnya, pengolahan singkong menjadi mocaf tidak hanya meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Ia juga menilai Kabupaten Pringsewu berpotensi menjadi model pengembangan hilirisasi singkong di Lampung.

"Pengembangan mocaf di Pringsewu menjadi langkah penting dalam diversifikasi pangan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis komoditas lokal,” ujarnya.

Baca juga: Rektor Itera Kenalkan Inovasi Mocaf, Dorong Nilai Tambah Singkong Lampung

Dalam kesempatan itu, Bupati Riyanto Pamungkas menyampaikan daerahnya telah memiliki industri kecil dan menengah (IKM) yang bergerak dalam produksi mocaf.

Produk tersebut merupakan hasil hilirisasi singkong yang dapat menjadi alternatif tepung sehat pengganti terigu untuk berbagai olahan pangan.

Ia menambahkan, hilirisasi mocaf bertujuan meningkatkan nilai tambah singkong sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat di setiap tahapan produksi.

Sementara itu, Tenaga Ahli Bupati Pringsewu, Achmad Subagio, menjelaskan Pringsewu memiliki posisi strategis sebagai pusat konektivitas antar-sentra produksi singkong. Kondisi ini dinilai mendukung pengembangan industri hilirisasi mocaf.

“Ketersediaan bahan baku yang melimpah akan memastikan keberlangsungan industri serta membuka peluang peningkatan nilai tambah secara signifikan,” ujarnya.

Baca juga: Itera Dorong Inovasi Tepung Mocaf untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani Singkong Lampung

Menurutnya, dukungan ekosistem pelaku lokal dan kelembagaan yang siap bergerak menjadi modal kuat bagi Pringsewu untuk tumbuh sebagai pusat hilirisasi mocaf yang mampu mendorong ekonomi daerah.

Dia menyatakan, program industrialisasi mocaf juga berpotensi menciptakan lapangan kerja, membuka peluang usaha, mendorong pemerataan sumber daya produktif, meningkatkan inklusi keuangan, serta mengurangi kemiskinan dan ketimpangan wilayah.

Bupati Riyanto Pamungkas bersama Achmad Subagio berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung agar program industrialisasi mocaf dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU