Kamis, 09 APRIL 2026 • 20:48 WIB

Sekdaprov Lampung Lantik Budhi & Febrizal, Rotasi Kepala Dinas ESDM dan PSDA

Author

Pelantikan dua pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Lampung. (Pemprov Lampung)

LAMPUNG - Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, melantik Budhi Darmawan sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung dan Febrizal Levi Sukmana sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung.

Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Kamis (9/4/2026).

Budhi dan Febrizal bertukar posisi dalam rotasi jabatan tersebut sebagai bagian dari penyegaran organisasi.

Sekdaprov Marindo menyatakan peralihan tugas dalam birokrasi adalah hal yang wajar, bahkan sangat diperlukan.

Baca juga: Pemprov Lampung Lantik 5 Pejabat Eselon II, Berikut Daftar Namanya!

Menurutnya, hal ini memiliki tujuan strategis untuk meningkatkan kinerja organisasi, melakukan penyegaran birokrasi, serta memperkaya pengalaman dan perspektif kepemimpinan.

Ia menambahkan, oganisasi yang sehat bukan organisasi yang stagnan, tetapi organisasi yang bergerak, beradaptasi, dan terus memperbaiki diri. 

"Karena itu, jabatan tidak boleh dipahami sebagai zona nyaman, jabatan adalah amanah yang selalu bergerak mengikuti kebutuhan organisasi dan kepentingan masyarakat," kata Marindo.

Dia menjelaskan sektor energi, sumber daya mineral, serta sumber daya air merupakan bidang strategis yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

"Dua sektor yang saudara pimpin hari ini adalah sektor strategis yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat. Kita berbicara tentang ketersediaan energi berkelanjutan, pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab, serta pengendalian dan pemanfaatan air untuk ketahanan pangan dan mitigasi bencana," katanya.

Baca juga: 5.153 Calon Mahasiswa Lolos SPAN-PTKIN UIN Raden Intan Lampung, Pendidikan Biologi Favorit

Ia menekankan kinerja tidak boleh hanya berhenti pada laporan administratif, melainkan harus memberikan dampak nyata.

"Saya tidak ingin lagi mendengar keberhasilan yang hanya berhenti di atas kertas. Saya ingin melihat solusi nyata atas persoalan, percepatan pelayanan, serta inovasi yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Lampung," jelasnya.

Marindo juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya alam sebagai aset publik.

"Setiap kebijakan harus berpihak pada kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan sempit. Dorong inovasi berbasis data dan kebutuhan nyata, lakukan deteksi sejak dini, respon cepat, dan bertindak tepat," katanya.

Selain itu, ia meminta agar seluruh program memiliki dampak yang terukur dan jelas bagi masyarakat.

"Birokrasi tidak boleh sibuk tanpa arah. Kita harus produktif, efektif, dan benar-benar berdampak," lanjutnya.

Baca juga: Mulai Berlaku! Kamis Beradat di Lampung, ASN Wajib Batik dan Berbahasa Daerah

Marindo mengajak seluruh jajaran menjadikan pelantikan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam membangun birokrasi yang profesional dan adaptif.

"Jadikan pelantikan ini sebagai momentum untuk menghadirkan birokrasi yang tidak hanya bekerja, tetapi menghadirkan solusi dan nilai bagi masyarakat. Saya percaya, dengan semangat dan komitmen yang kuat, kita mampu membawa Lampung menjadi daerah yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU