Minggu, 22 FEBRUARI 2026 • 10:39 WIB

Layanan Cuci Darah di RSUD Tulang Bawang Barat Ditargetkan Beroperasi Maret 2026

Author

Tim Verifikasi Lapangan dari perwakilan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan ke RSUD Tubaba. (Pemkab Tubaba)

LAMPUNG –Tim Verifikasi Lapangan dari perwakilan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI), serta Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tulang Bawang Barat, Jumat (20/2/2026) lalu.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penilaian kesesuaian perizinan berusaha layanan dialisis, sebagai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tubaba menghadirkan layanan cuci darah yang lebih dekat dan terjangkau bagi masyarakat.

Perwakilan Kementerian Kesehatan RI, Armawati, menyatakan pentingnya verifikasi lapangan dalam memastikan standar layanan terpenuhi.

“Kunjungan verifikasi ini bertujuan memastikan bahwa seluruh persyaratan perizinan berusaha layanan dialisis di RSUD Tulang Bawang Barat telah sesuai dengan standar dan regulasi yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan,” ujar Armawati.

Baca juga: Uji Coba Cathlab, RSUD Sukadana Lampung Timur Siap Buka Layanan Kesehatan Jantung

Ia menambahkan layanan dialisis termasuk kategori pelayanan berisiko tinggi sehingga membutuhkan pengawasan ketat.

“Layanan dialisis atau cuci darah merupakan layanan berisiko tinggi yang menyangkut keselamatan nyawa pasien, sehingga seluruh aspek harus diverifikasi secara menyeluruh,” tegasnya.

Menurutnya, penilaian tidak hanya berfokus pada kelengkapan administratif, tetapi juga kesiapan teknis di lapangan.

“Kami menilai kesiapan sumber daya manusia, kompetensi tenaga kesehatan, ketersediaan dan kelayakan mesin dialisis, sistem water treatment, hingga tata kelola operasional yang mendukung keselamatan pasien,” jelasnya.

Baca juga: Hari Kesehatan Nasional, Wagub Lampung Dorong Insan Kesehatan Lampung Perkuat Tranformasi Layanan

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Tubaba, Eri Budi Santoso, menyampaikan pengembangan layanan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Pemerintah Kabupaten Tubaba berkomitmen penuh menghadirkan layanan dialisis di RSUD sebagai bentuk peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” kata Eri Budi

Dengan hadirnya layanan dialisis di RSUD, pemerintah berharap beban tersebut dapat berkurang secara signifikan.

“Dengan tersedianya pelayanan dialisis di RSUD Tubaba, kami berharap akses layanan semakin mudah, waktu tempuh lebih singkat, dan beban biaya maupun psikologis pasien dapat diminimalisir,” jelasnya

Direktur RSUD Tubaba, dr. Pramono Satrio Wibowo, menyatakan kesiapan penuh dalam menjalani proses verifikasi dan memenuhi seluruh rekomendasi yang diberikan tim penilai.

“Kami siap menjalani seluruh tahapan verifikasi secara terbuka dan akuntabel, serta menindaklanjuti setiap rekomendasi demi memastikan layanan dialisis dapat segera beroperasi sesuai standar nasional,” ujarnya.

Dia menyebut fasilitas pendukung telah disiapkan, di antaranya ruang Reverse Osmosis (RO) untuk pemurnian air dan ruang CAPD (Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis) sebagai layanan bagi pasien gagal ginjal yang menjalani metode cuci darah mandiri melalui rongga perut tanpa menggunakan mesin.

Selain itu, pelayanan ini didukung tujuh perawat dan dua dokter spesialis. “Pelayanan hemodialisis ini direncanakan buka setiap hari,” terangnya.

Baca juga: 1,1 Juta Masyarakat Lampung Nikmati Program Cek Kesehatan Gratis

Bupati Tulang Bawang Barat, Novriwan Jaya, sebelumnya menyatakan layanan cuci darah di RSUD Tubaba ditargetkan beroperasi pada Maret 2026.

“Insya Allah, Maret ini kami sudah siap melayani pasien cuci darah di RSUD Tubaba. Ada 10 unit alat yang telah kami siapkan,” ujarnya.

Melalui verifikasi ini, diharapkan layanan dialisis di RSUD Tubaba dapat segera beroperasi secara resmi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan terapi cuci darah secara berkelanjutan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU