Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 12:15 WIB

Perkuat Literasi, Pemprov Lampung Bentuk Forum di 15 Kabupaten/Kota

Author

Pelantikan pengurus Forum Literasi 15 kabupaten/kota di Lampung (Pemprov Lampung)

LAMPUNG – Sebagai bentuk meningkatkan literasi, Pemerintah Provinsi Lampung membentuk forum literasi di 15 kabupaten/kota se-Lampung.

Pelantikan pengurus Forum Literasi masa bakti 2026-2030 dilakukan Bunda Literasi Lampung, Purnama Wulan Sari, di Gedung Pusiban, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Bandar Lampung.

Pelantikan ini menjadi momentum penguatan gerakan literasi daerah sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.

Purnama Wulan menyampaikan apresiasi dan harapan kepada para pengurus yang baru dilantik. Ia menjelaskan amanah tersebut merupakan tanggung jawab yang penting sekaligus mulia dalam mendukung program pemerintah daerah.

“Literasi adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Salah satu faktor berkualitasnya SDM itu dari membaca dan menulis,” kata Purnama.

Dia menekankan literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup literasi numerasi, sains, digital, finansial, dan budaya. 

Baca juga: Pemprov Lampung Dukung Pelatihan AI Ready ASEAN Perkuat Literasi Digital

Ia menilai di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi, kemampuan literasi menjadi kunci agar masyarakat mampu berpikir kritis, bijak dalam menyerap informasi, serta terhindar dari disinformasi.

“Forum literasi di setiap kabupaten/kota diharapkan dapat menjadi motor penggerak budaya literasi di daerah masing-masing,” ujarnya.

Ia mendorong para pengurus untuk menghadirkan inovasi dan ide-ide kreatif, seperti pendirian pojok baca, penguatan taman baca, pemanfaatan perpustakaan sekolah dan ruang publik, hingga optimalisasi perpustakaan keliling.

“Gerakan literasi tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perpustakaan, serta seluruh pemangku kepentingan agar gerakan ini berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata,” tegasnya.

Baca juga: Forum Literasi Lampung Gagas Event Literasi Tingkat Nasional

Wulan juga mendorong pemanfaatan era digital melalui aplikasi dan platform daring untuk memperluas akses literasi bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak usia dini, pelajar, keluarga, hingga masyarakat umum.

Dia berharap Forum Literasi di 15 kabupaten/kota mampu memperkuat ekosistem literasi daerah dan berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Lampung yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Ketua Forum Literasi Lampung, Eni Amaliah, menyampaikan pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari semangat para pegiat literasi pasca Gebyar Literasi Nasional yang digelar pada 30 Juli 2025 di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung.

Ia menegaskan gerakan literasi adalah gerakan bersama yang selaras dengan amanat konstitusi dan peraturan perundang-undangan.

“Setiap warga negara berhak mendapatkan akses informasi secara mudah di mana pun berada. Pemerintah juga berkewajiban memfasilitasi perpustakaan secara merata,” ujarnya.

Eni juga menyoroti pentingnya akses buku dan bahan bacaan yang merata hingga ke pelosok daerah. Ia mengajak seluruh relawan dan pegiat literasi di 15 kabupaten/kota untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan Bunda Literasi dalam mewujudkan Lampung yang maju melalui penguatan budaya literasi.

Selain itu, Eni menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung gerakan literas yang berkontribusi dalam penyediaan buku dan penguatan program literasi.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU