Sabtu, 31 JANUARI 2026 • 13:46 WIB

Limbah Pertanian di Lampung Akan Diolah Jadi Sumber Energi

Author

Gubernur Lampung saat membahas industri hijau bersama PT Solusi Maknah Indonesia (SMI). (Pemprov Lampung)

LAMPUNG - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong rencana pengembangan kawasan industri berwawasan lingkungan yang diinisiasi PT Solusi Maknah Indonesia (SMI). 

Hal tersebut disampaikannya saat menerima jajaran manajemen PT SMI di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Kantor Gubernur Lampung, Jumat (30/1/2026) kemarin.

Direktur Utama PT Solusi Maknah Indonesia, Daichi Ikegami, menjelaskan pihaknya tertarik berinvestasi di Lampung setelah mengikuti forum Lampung Economic Investment Forum (LEIF) di Jakarta. 

Menurutnya, visi pembangunan Lampung sejalan dengan fokus perusahaan dalam pengembangan energi terbarukan dan industri hijau.

“Kami sangat tertarik mengembangkan energi terbarukan di Lampung dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal, khususnya limbah pertanian dan perkebunan,” ujar Daichi.

Baca juga: Pemprov Lampung Gandeng PT Sucofindo, Bahas Peluang Kerja Sama di Bidang Pertanian dan Pelayanan Publik

Ia menjelaskan, PT SMI berencana memanfaatkan limbah pertanian yang selama ini dibuang atau dibakar di lahan untuk diolah menjadi sumber energi.

Limbah tersebut akan dibeli langsung dari petani sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

“Daripada limbah dibuang dan menimbulkan emisi karbon, lebih baik dimanfaatkan sebagai bahan bakar yang dikelola secara terkontrol untuk menghasilkan energi,” jelasnya.

Selain itu, PT SMI juga menyiapkan sejumlah proyek unggulan, antara lain pembangkit listrik tenaga tenaga surya, pembangkit listrik tenaga air, geothermal, pengolahan limbah cair kelapa sawit menjadi biogass, pengembangan kawasan industri modern berwawasan lingkungan, dan lainnya.

Proyek-proyek tersebut ditujukan untuk mendukung transisi energi bersih sekaligus menopang kawasan industri modern di Lampung.

Baca juga: Dosen Fisika Itera Kembangkan Inovasi Pestisida Organik dari Limbah Minyak Kayu Putih

Daichi menambahkan, pengembangan industri hijau tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru. Selain membeli limbah dari petani dan nelayan, perusahaan juga berkomitmen mempekerjakan tenaga kerja lokal terkait teknologi energi terbarukan.

Gubernur Lampung menyampaikan Pemerintah Provinsi Lampung pada prinsipnya mendukung investasi yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penciptaan lapangan kerja.

“Pemerintah Provinsi Lampung terbuka terhadap investasi yang ramah lingkungan dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. Tentunya akan kami dorong melalui kebijakan, koordinasi lintas sektor, serta dukungan kelembagaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Mirza.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU