LAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung melalui Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, berkomitmen untuk mewujudkan kesetaraan dan ramah bagi penyandang disabilitas.
Hal tersebut disampaikannya saat mengukuhkan pengurus Persatuan Komunitas Disabilitas Provinsi Lampung (PKDL) masa bakti 2025-2030.
Dalam pengukuhan di Gedung Pusiban, Kantor Pemprov Lampung tersebut, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela ditunjuk sebagai ketua umum.
Mirza menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menghadirkan ruang yang adil dan setara bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Ia menekankan bahwa setiap warga memiliki hak yang sama untuk hidup, belajar, bekerja, berinovasi, dan berkontribusi bagi daerah.
Mirza menuturkan penyandang disabilitas merupakan bagian tak terpisahkan dari rakyat Lampung dan harus memperoleh hak yang sama sebagaimana warga lainnya.
"Mereka bukan hanya bagian dari keluarga besar masyarakat, tetapi juga potensi besar yang bisa membawa perubahan positif," kata Mirza, Sabtu (15/11/2025).
Baca juga: Job Fair Khusus Bagi Penyandang Disabilitas di Lampung Dapat Dukungan Pemprov
Ia meyakini setiap individu memiliki kelebihan yang bisa dioptimalkan. "Saya sangat yakin Allah ketika memberikan kekurangan di satu sisi, pasti ada kelebihan di sisi lainnya. Tugas kita adalah memberi ruang agar potensi itu berkembang," ujarnya.
Dia mendorong PKDL untuk terus mengidentifikasi peluang akses yang dapat diperkuat, sehingga penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama dalam berbagai bidang.
Salah satu langkah nyata yang telah berjalan adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membuka peluang kerja bagi tenaga disabilitas.
Mirza turut menyoroti keberadaan dapur SPPG di Lampung menjadi provinsi pertama di Indonesia yang mempekerjakan penyandang disabilitas.
"Dapur SPPG pertama di Indonesia yang menyerap tenaga kerja disabilitas itu ada di Lampung tepatnya di Kota Metro," ucapnya.
Mirza menyampaikan Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mengembangkan potensi saudara-saudara disabilitas melalui peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, program kewirausahaan, hingga penyediaan fasilitas publik yang mudah diakses.
Ia menegaskan dukungan pemerintah akan selalu hadir untuk memastikan penyandang disabilitas dapat mandiri dan aktif berkontribusi.
"Pemerintah Provinsi Lampung akan selalu mendukung dan mengembangkan potensi kalian. Ketika komunitas disabilitas maju, masyarakat Lampung pun maju bersama," tegasnya.
Gubernur berharap kepada pengurus PKDL yang baru dikukuhkan, agar amanah tersebut dapat menjadi wadah pengabdian yang memberi manfaat nyata bagi penyandang disabilitas.
"Mari kita jadikan Lampung sebagai provinsi yang peduli dan menghargai keberagaman, di mana setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan berkontribusi," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: