Kamis, 13 NOVEMBER 2025 • 11:11 WIB

Pengelola Tol Lampung Minta Masukan Berbagai Pihak Terkait Penyesuaian Tarif Terbaru

Author

Tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Lampung. (PT Hakaaston)

LAMPUNG - Pengelola tol Lampung ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) meminta masukan berbagai pihak mulai dari pengamat hingga organisasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) terkait rencana penyesuaian tarif tol terbaru.

Sejumlah pengamat dan organisasi masyarakat menilai bahwa penyesuaian tarif Tol Bakauheni–Terbanggi Besar wajar dilakukan, asalkan dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan dan kepuasan pengguna jalan.

Pengamat ekonomi Universitas Bandar Lampung (UBL), Dr. Khairudin, menegaskan kebijakan penyesuaian tarif tidak bisa dihindari, namun harus sejalan dengan peningkatan mutu infrastruktur.

“Kenaikan tarif bisa diterima masyarakat jika fasilitas dan pelayanannya memang lebih baik. Prinsipnya, pengguna jalan harus mendapatkan nilai yang sepadan,” kata Khairudin.

Baca juga: Pengelola Tol Lampung Sosialisasikan Penyesuaian Tarif Tol Ruas Bakter

Sementara itu, Pengamat Transportasi dari UBL, Aditya Mahatidanar Hidayat, menyoroti pentingnya kajian berbasis data sebelum kebijakan diterapkan.

“Metode Customer Satisfaction Index (CSI) serta analisis Ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP) perlu digunakan agar penyesuaian tarif dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” jelasnya.

Dari sisi pengguna, Erwin Oktavianto, dari MTI Lampung, mengingatkan agar kemampuan bayar masyarakat menjadi pertimbangan utama.

“Penyesuaian tarif perlu memperhatikan daya beli masyarakat. Jika tidak diimbangi dengan kualitas jalan yang baik, pengguna bisa enggan lewat tol,” katanya.

Baca juga: Tol Bakter Lampung Diperbaiki Jelang Nataru, Pengguna Jalan Diimbau Berhati-hati

Pengamat operasional dari IIB Darmajaya, Yan Aditiya Pratama, menambahkan bahwa penerimaan publik terhadap tarif baru akan bergantung pada rasa puas pengguna.

“Selama layanan dan kenyamanan meningkat, pengguna akan menganggap tarif yang disesuaikan masih wajar,” ujarnya.

Direktur PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB), I Wayan Mandia, mengatakan sosialisasi penyesuaian tarif merupakan salah satu upaya perusahaan dalam menjaga transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik. 

Dia menyatakan pihaknya sangat memperhatikan berbagai masukan yang disampaikan oleh para pengamat, akademisi, dan organisasi transportasi.

“Kami ingin memastikan apa yang akan kami lakukan ke depan dalam rangka peningkatan kualitas dan layanan sesuai dengan harapan semua pihak dapat terpenuhi. Tol Bakauheni–Terbanggi Besar ini milik kita bersama, maka sudah tentu semangat kolaborasi lintas sektoral menjadi konsen bagi manajemen Tol Bakter,” kata Wayan dalam keterangannya, Kamis (13/11/2025).

Pertemuan ini menghasilkan kesimpulan bahwa penyesuaian tarif Tol Bakauheni – Terbanggi Besar perlu dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku dan berdasarkan peningkatan kualitas layanan.

Dalam waktu dekat, akan digelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas kelayakan penyesuaian tarif secara lebih komprehensif dengan melibatkan akademisi, praktisi, dan masyarakat pengguna jalan tol.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU