BI Sebut Perekonomian Lampung 2025 Terus Tumbuh Positif, Meski Beberapa Risiko Perlu Diwaspadai
LAMPUNG - Bank Indonesia memandang kinerja perekonomian Lampung yang positif akan terus berlanjut, meski beberapa risiko perlu diwaspadai.
Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Lampung diprakirakan meningkat dalam kisaran 4,9 – 5,5 persen didorong oleh penguatan permintaan domestik, utamanya konsumsi rumah tangga dan investasi.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, mengatakan prospek kinerja konsumsi rumah tangga yang lebih baik didukung oleh kenaikan UMP sebesar 6,5 persen serta perbaikan daya beli pekerja di sektor pertanian, sementara investasi diperkirakan meningkat seiring membaiknya kepastian pasca periode pemilu.
"Dari sisi eksternal, kinerja net ekspor diprakirakan termoderasi dipengaruhi normalisasi permintaan komoditas utama seperti kopi, CPO, dan karet sejalan dengan perbaikan rantai pasok global," kata Bimo, Kamis (6/11/2025).
Baca juga: BI: Ekonomi Lampung Terus Menguat, Didukung Konsumsi dan Investasi Domestik
Ke depan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
"Upaya tersebut ditempuh melalui peningkatan produktivitas sektor pertanian dan percepatan hilirisasi komoditas unggulan yang didukung oleh penguatan ekosistem UMKM berorientasi ekspor," jelasnya.
Di sisi lain, persepsi positif terhadap iklim investasi di Lampung terus diperkuat melalui dorongan pengembangan proyek-proyek potensial dan promosi Investment Project Ready to Offer (IPRO).
"Sementara itu, stabilitas harga terus dijaga melalui sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan pelaksanaan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) secara berkesinambungan," ujarnya.
Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Lampung Triwulan I 2025 Capai 5,47 Persen, Tertinggi Dalam Lima Tahun Terakhir
Sebagai informasi, perekonomian Lampung pada triwulan III 2025 tetap solid dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,04 persen (yoy), relatif stabil dibandingkan capaian triwulan sebelumnya yang sebesar 5,09 persen (yoy).
Secara nominal, perekonomian Lampung pada triwulan III 2025 atas dasar harga berlaku dan atas dasar harga konstan (2010) masing-masing tercatat sebesar Rp135,56 triliun dan Rp76,58 triliun.
Pertumbuhan ekonomi Lampung pada triwulan III 2025 utamanya didukung oleh permintaan domestik, yakni konsumsi rumah tangga, investasi dan konsumsi pemerintah yang masing-masing tumbuh sebesar 4,94 persen, 6,06 persen dan 4,00 persen (yoy).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan