Kamis, 09 OKTOBER 2025 • 09:48 WIB

Lampung Wujudkan Swasembada Pangan Lewat Peningkatan Produksi Jagung

Author

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. (Diskominfotik Lampung)

LAMPUNG - Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui penguatan produksi jagung

Mirza menyampaikan Lampung siap berperan lebih besar dalam mendukung program Swasembada Pangan 2025 yang tengah digalakkan oleh pemerintah pusat.

“Kami di Provinsi Lampung terus berkolaborasi dengan Polda Lampung dalam pencapaian target beras dan jagung. Ke depan, kami akan mendorong petani untuk bermigrasi dari singkong ke jagung agar hasil pertanian lebih produktif,” kata Mirza, Kamis (9/10/2025).

Dia menambahkan pemprov bersama Bank Lampung, Bulog dan sejumlah pabrik pakan telah menyiapkan skema dukungan bagi petani yang ingin beralih komoditas.

Menurutnya, langkah migrasi tersebut penting untuk menjaga stabilitas ekonomi petani pasca penurunan harga singkong yang sempat mengguncang pasar lokal. 

“Kami memahami guncangan harga singkong kemarin sangat memukul petani. Karena itu, kami akan mendukung sepenuh hati agar peralihan ke jagung bisa memperbaiki kesejahteraan mereka,” ucapnya.

Baca juga: Pelatihan Kader Nasional PMII Dorong Penguatan Ketahanan Pangan dan Pengembangan Desaku Maju di Lampung

Sementara itu, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helmy Santika, melaporkan bahwa Lampung turut aktif mendukung program ketahanan pangan melalui pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polda Lampung di Desa Purwotani, Kabupaten Lampung Selatan.

“Gudang ini berdiri di atas lahan seluas 7.000 meter persegi dan mampu menampung sekitar 1.400 ton jagung. Fasilitasnya sudah dilengkapi empat alat pengering, empat mesin pemipil jagung mobile, dan empat hand tractor untuk masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa gudang tersebut saat ini sudah menampung sekitar 30 ton jagung hasil serapan dari Bulog maupun masyarakat sekitar.

Helmy juga melaporkan pelaksanaan penanaman jagung serentak di lahan seluas 1.054 hektare yang tersebar di seluruh Provinsi Lampung.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pencapaian target produksi jagung nasional hingga Desember 2025,” jelasnya.

Baca juga: Pemprov Lampung Dorong Petani Alih Tanam dari Singkong ke Jagung

Selain itu, Helmy juga menyampaikan bahwa serapan gabah di Provinsi Lampung telah melampaui target hingga 111 persen. Seluruh hasil gabah sudah terserap oleh Bulog, bahkan sebagian disalurkan untuk membantu provinsi lain atas kebijakan Gubernur Lampung.

“Capaian ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara jajaran Polda, Pemerintah Provinsi Lampung, Bulog, serta para petani di lapangan,” tegasnya.

Sebelumnya Pemprov Lampung mengikuti Tanam Raya Serentak Kuartal IV dalam rangka mendukung Swasembada Pangan 2025 secara virtual di Gudang Ketahanan Pangan, Desa Purwotani, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Rabu (8/10/2025).

Kegiatan yang digelar secara nasional tersebut juga dihadiri Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dalam arahannya menegaskan pentingnya kerja bersama lintas sektor untuk mewujudkan cita-cita Presiden Prabowo Subianto yaitu swasembada pangan nasional.

Menurutnya, peningkatan produksi jagung yang masif di berbagai daerah merupakan hasil nyata dari sinergi antara pemerintah pusat, daerah, Polri, TNI, Bulog, Kementerian Pertanian, hingga masyarakat.

“Ini harus kita teruskan, harus kita tambah lagi, untuk mewujudkan cita-cita Bapak Presiden, yaitu swasembada pangan. Kerja bersama, kerja kolaboratif lintas sektor, dan lintas instansi adalah kuncinya,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU