Sabtu, 13 SEPTEMBER 2025 • 10:03 WIB

Wagub Lampung Soroti Kasus Keracunan MBG, Minta Semua Pihak Lakukan Evaluasi

Author

Ilustrasi makan bergizi gratis. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto.)

LAMPUNG - Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyoroti kasus keracunan makan bergizi gratis (MBG) yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

Dia meminta semua pihak untuk melakukan evaluasi agar kasus tersebut tidak terulang kembali. Hal tersebut disampaikan Jihan saat memimpin rapat koordinasi keamanan pangan, penanganan, dan pencegahan keracunan makanan program makan bergizi gratis (MBG).

Wagub Lampung, Jihan Nurlela, menyatakan rakor ini menjadi agenda penting sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai percepatan pelaksanaan Program MBG. 

Selain itu, rapat juga dimaksudkan untuk mengevaluasi dinamika yang terjadi di lapangan, khususnya terkait kasus keracunan makanan di sejumlah daerah.

“Agenda ini sangat penting, karena sesuai arahan Bapak Presiden tentang percepatan pelaksanaan Program MBG. Namun, dalam perjalanannya masih ada dinamika di beberapa lokasi SPPG yang perlu segera dievaluasi,” kata Jihan Nurlela, Sabtu (13/9/2025).

Baca juga: BPJPH Prioritaskan Aspek Halal dalam Program Makan Bergizi Gratis

Dia berpendapat meski kasus keracunan yang sempat terjadi tidak berstatus sebagai kejadian luar biasa, namun hal tersebut menjadi perhatian serius pemerintah. 

Untuk itu, Pemprov Lampung menekankan agar setiap kabupaten/kota segera memperkuat pengawasan pangan mulai dari distribusi, proses penyajian, higienitas, hingga rantai penyimpanan bahan baku.

Dia juga menegaskan keberhasilan Program MBG bukan hanya diukur dari capaian jumlah penerima, tetapi juga dari jaminan kualitas dan keamanan pangan yang disalurkan. 

Baca juga: KPPU Soroti Pelaksanaan Program MBG di Lampung Yang Dinilai Belum Optimal

Ia menyebut pemerintah menargetkan tidak ada lagi kasus keracunan yang mencoreng kredibilitas program nasional ini.

“Kami menargetkan zero accident atau nol kasus keracunan dalam program MBG. Jangan sampai program makan bergizi gratis yang mulia ini justru berubah menjadi makan beracun,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU