LAMPUNG - Pengelola ruas jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), Lampung, memberikan dukungan terhadap aksi damai yang digelar sejumlah elemen masyarakat Lampung yang dilakukan di depan Gedung DPRD Lampung, Senin (1/9/2025).
Dukungan tersebut diwujudkan dengan mengirimkan satu unit ambulans lengkap dengan tenaga medis serta bantuan logistik makanan yang disiapkan di sekitar lokasi kegiatan.
Kehadiran ambulans ini merupakan inisiasi PT Hakaaston ruas Bakter selaku pengelola tol untuk memastikan keselamatan dan kesehatan peserta aksi tetap terjamin.
Mengingat aksi damai diikuti oleh ribuan masyarakat, keberadaan fasilitas medis darurat menjadi penting untuk mengantisipasi hal-hal yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat serta dapat juga digunakan untuk pertolongan cepat.
Project Manager Hakaaston Ruas Bakter, Riadiano Muhammad, mengatakan pihaknya selalu berkomitmen mendukung kegiatan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.
Menurutnya, keberadaan ambulans adalah bentuk perhatian terhadap aspek kemanusiaan dan sosial.
"Kami memahami bahwa masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi. Tugas kami sebagai pengelola ruas tol adalah memastikan keselamatan dan kesehatan selama massa aksi dilakukan tetap terjamin. Oleh karena itu, kami menyiagakan ambulans beserta tenaga medis,” kata Riadiano.
Dia menyampaikan aksi damai harus tetap dijaga dalam suasana kondusif, sehingga pesan yang ingin disampaikan masyarakat dapat diterima dengan baik tanpa menimbulkan gangguan.
Dalam hal ini, Tol Bakter ingin hadir sebagai mitra masyarakat yang turut menjaga suasana aman dan tertib.
"Kami juga memastikan bahwa operasional jalan tol tetap berjalan normal selama aksi berlangsung. Petugas di lapangan dikerahkan untuk mengatur lalu lintas, sehingga pengguna jalan tol tidak mengalami hambatan yang berarti," jelasnya.
Baca juga: Jelang Aksi Unjuk Rasa di Lampung, Gubernur Pimpin Doa Bersama, Serukan Perdamaian
Selain menyiapkan ambulans, tim Public Affairs Hakaaston Ruas Bakter juga aktif berkoordinasi bersama stakeholder terkait untuk memastikan dukungan berjalan efektif.
“Kami tidak hanya fokus dalam bidang infrastruktur jalan, tetapi juga memiliki kewajiban untuk menjalankan tanggung jawab sosial. Setiap kegiatan masyarakat yang membutuhkan dukungan kemanusiaan akan menjadi prioritas,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan