LAMPUNG - Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyatakan Pemerintah Provinsi Lampung membuka peluang ekspor kopi Lampung produk UMKM ke pasar Amerika Serikat menyusul tingginya permintaan kopi jenis robusta di negara itu.
Hal itu disampaikan saat Gubernur Mirza menerima diaspora pelaku usaha kopi di Amerika Serikat di Ruang Kerja Gubernur, Kompleks Kantor Gubernur, Bandar Lampung.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Mirza menyambut baik kesempatan ini dan menegaskan mendukung penuh agar UMKM kopi Lampung dapat menembus pasar internasional.
Dia memastikan agar biji kopi lokal dapat terhubung langsung dengan para trader internasional, sehingga memberi nilai tambah bagi petani dan pelaku usaha kopi.
Selain itu, kualitas kopi Lampung juga harus siap bersaing dengan kopi dari Vietnam maupun Brasil.
"Penguatan kualitas UMKM akan dilakukan melalui penyediaan processor terbaik, pendampingan usaha, serta kerja sama lintas OPD. Tahun depan, pemerintah juga menargetkan keikutsertaan kopi Lampung dalam expo internasional," kata Gubernur Mirza, Rabu (27/8/2025).
Baca juga: Gubernur Lampung Tinjau Penggilingan Padi dan Produksi Pupuk Organik di Lampung Timur
Dia menjelaskan berdasarkan data IBISWorld, konsumsi kopi di Amerika Serikat pada 2025 diperkirakan mencapai 4,5 kilogram per kapita per tahun, atau setara dengan tiga cangkir per hari.
Secara nasional, jumlah konsumsi diperkirakan mencapai 400–517 juta cangkir per hari.
Lampung sendiri mencatat produksi kopi robusta sebanyak 141.918 ton pada 2024.
Dengan potensi besar ini, Lampung diharapkan mampu memperkuat posisi provinsi sebagai pemasok kopi robusta berkualitas di dunia, khususnya pasar Amerika Serikat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan