Rabu, 20 AGUSTUS 2025 • 08:12 WIB

Korban Jatuh di Perairan Bakauheni Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Upaya Pencarian

Author

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian korban diduga jatuh di perairan Bakauheni. (Basarnas Lampung)

LAMPUNG - Operasi SAR terhadap seorang penumpang KMP Mufidah yang diduga terjun ke laut di perairan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, terus dilanjutkan oleh Tim SAR Gabungan.

Namun hingga Selasa (19/8/2025) sore kemarin, korban yang diketahui bernama Primo Lumbantoruan itu belum ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung, Deden Ridwansah, melalui Wadanpos SAR Bakauheni, Feriansyah, mengatakan dalam upaya pencarian hari kedua Selasa kemarin, pihaknya membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).

"SRU I menggunakan RIB 02 Basarnas Lampung melaksanakan pencarian dengan luas area radius 10 nautical mile, sedangkan SRU II menggunakan Rubber Boat Polairud Polres Lampung Selatan melakukan penyisiran di area radius 5 nautical mile," kata Feriansyah dalam keterangannya, Rabu (20/8/2025).

Baca juga: Penumpang KMP Mufidah Diduga Terjun ke Laut di Bakauheni, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Dia menjelaskan upaya pencarian ini sempat terkendala cuaca hujan deras di perairan Bakauheni.

"Pada pukul 12.00 WIB, pencarian sempat dihentikan sementara dengan hasil nihil dan kembali dilanjutkan pukul 13.00 WIB meskipun kondisi cuaca di lokasi diguyur hujan deras. Hingga pukul 17.30 WIB, pencarian masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban dan operasi dihentikan sementara untuk dilanjutkan esok hari sesuai rencana operasi hari ketiga," jelasnya.

Dia menerangkan unsur Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam upaya pencarian korban terdiri dari personil Pos SAR Bakauheni, Polairud Polda Lampung, Lanal Lampung, Polairud Polres Lampung Selatan, KSOP Bakauheni, Pos TNI AL Kalianda, BPBD Lampung Selatan, dan nelayan setempat.

"Dengan dukungan peralatan SAR berupa RIB, Rubber Boat, Aqua Eye, UWSD, alat selam, alkom, serta peralatan pendukung lainnya, tim masih terus berupaya maksimal melakukan pencarian hingga korban dapat ditemukan," ujarnya.

Baca juga: Siswa SD Panjat Tiang Bendera Kembali Dapat Pujian, Kajati Lampung Hadiahi Laptop

Diketahui, seorang penumpang KMP Mufidah bernama Primo Lumbantoruan, warga Karawang, Jawa Barat, dilaporkan hilang dan diduga terjatuh ke laut di perairan Bakauheni, Lampung Selatan, pada Minggu malam (17/8/2025).

Peristiwa ini diketahui setelah keluarga korban yang menumpang bersama di kapal menyadari korban tidak ada sejak pukul 18.30 WIB atau 30 menit setelah kapal berangkat dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak.

Upaya pencarian di area kapal oleh keluarga dan kru tidak menemukan hasil. Pemeriksaan rekaman CCTV menunjukkan seorang penumpang melompat dari sisi kanan kapal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU