LAMPUNG - Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menangkap sebanyak 319 tersangka berbagai kasus selama Operasi Sikat Krakatau 2025 yang berlangsung dari 4 Agustus 2025 sampai 18 Agustus 2025.
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, mengatakan operasi ini ditujukan untuk memberantas kejahatan C3 (Curat, Curas, dan Curanmor) demi menciptakan rasa aman dan nyaman di wilayah Lampung.
Dia menjelaskan selama operasi tersebut sebanyak 395 target operasi (TO) berhasil diungkap mencapai 100 persen dari target yang ditetapkan.
Selain itu, terdapat pula pengungkapan non-TO sebanyak 1.471 kasus, yang mencakup penangkapan 237 pelaku.
"Total tersangka yang berhasil diamankan selama operasi ini berjumlah 319 orang, terdiri dari 81 pelaku target operasi dan 238 pelaku non-TO," kata Irjen Helmy Santika, Selasa (19/8/2025).
Baca juga: Penumpang KMP Mufidah Diduga Terjun ke Laut di Bakauheni, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Dia menjelaskan Polda Lampung juga berhasil menyita sembilan unit kendaraan roda empat diduga hasil atau sarana kejahatan, 101 unit sepeda motor, 50 pucuk senjata api rakitan (senpira) berikut 58 butir amunisi.
"Ada juga 15 bilah senjata tajam, uang tunai ,16 juta rupiah serta 72 unit telepon genggam dan 64 buah barang bukti lainnya," jelasnya.
Dalam operasi ini juga Jajaran Polda lampung menargetkan 134 lokasi yang diduga kuat berkaitan dengan tindak kriminal.
Kapolda Lampung menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh jajaran yang telah bekerja keras, serta kepada masyarakat Lampung yang turut mendukung keberhasilan operasi ini.
Baca juga: Anak Gajah Sumatera Lahir di Way Kambas, Jadi Kado Istimewa di Hari Kemerdekaan
Untuk pengungkapan perkara non-TO secara keseluruhan mencapai 311 kasus, termasuk 94 perkara tunggakan dari waktu sebelumnya yang kini berhasil diselesaikan.
"Selama operasi berlangsung, ada tren penurunan tindak kejahatan sebanyak 130 kasus dibanding minggu sebelumnya. Ini menjadi indikator positif bahwa upaya yang dilakukan memberikan dampak nyata," ujarnya.
Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui peningkatan patroli, intelijen, serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
"Harapannya, Lampung akan tetap menjadi daerah yang aman dan kondusif," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan