LAMPUNG - Sebanyak 75 siswa sekolah rakyat di Lampung mulai mengikuti pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi, memastikan pelaksanaan MPLS di Sekolah Rakyat berjalan lancar.
Adapun MPLS bagi peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026 dibuka langsung oleh Kepala Biro Organisasi dan SDM, Seremika, didampingi Kadis Sosial Provinsi Lampung.
"Kegiatan ini menandai dimulainya MPLS di Sekolah Rakyat untuk 75 siswa, yang akan berlangsung selama dua minggu," kata Aswarodi, Sabtu (16/8/2025).
Baca juga: Gubernur Lampung Tinjau Hari Pertama Program Sekolah Rakyat
Aswarodi juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang turut menyukseskan program Sekolah Rakyat.
Dia berharap rencana pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kota Baru dapat segera terlaksana.
"Ini kan sekolah rakyat rintisan. Kami mendoakan, sekolah rakyat permanen yang akan dibangun di Kota Baru bisa dilaksanakan tahun ini juga," ujarnya.
Di sisi lain, terkait banyaknya guru yang mengundurkan diri di daerah lain, Aswarodi menyatakan bahwa hal itu tidak terjadi di Lampung.
"Tidak ada, tidak berlaku untuk Lampung, semua gurunya solid. 17 guru, kepala sekolah, tenaga pendidikan semuanya solid. Termasuk siswanya kami pantau 75-nya hadir semua," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan