Rabu, 13 AGUSTUS 2025 • 19:29 WIB

Eksplorasi Migas Skala Besar Dimulai, 5 Kabupaten di Lampung Terlibat

Author

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, saat memberikan sambutan dalam survei seismik 2D. (Pemprov Lampung).

LAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung mendukung program strategis nasional tentang ketahanan energi melalui eksplorasi minyak dan gas (Migas).

Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Eksplorasi dan Peningkatan Produksi Migas, Nanang Abdul Manaf, mengatakan rencana Seismik 2D PT Pertamina EP di Provinsi Lampung memiliki panjang lintasan kurang lebih 688,5 km.

Survei seismik 2D merupakan tahap awal penting dalam eksplorasi migas untuk memperoleh data bawah permukaan secara akurat sebelum pengeboran.

Dia menjelaskan kegiatan ini akan melintasi lima Kabupaten di Provinsi Lampung dan dua Kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan, dengan total 35 Kecamatan dan 142 Desa.

"Kabupaten di Provinsi Lampung yaitu Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Way Kanan, Lampung Tengah dan Lampung Timur," kata Nanang. 

Baca juga: Pemprov Lampung Bahas Pelepasan Aset Lahan Seluas 170 Hektare di Kawasan Itera

Menurutnya rencana pekerjaan akan dilaksanakan pada Desember 2025-Agustus 2026.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mendukung program strategis nasional, khususnya Asta Cita ke-2 Presiden Prabowo Subianto tentang ketahanan energi.

Menurut Mirza, dukungan terhadap survei seismik 2D merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Selain itu, sekaligus menjadi langkah nyata menjadikan Provinsi Lampung sebagai salah satu lumbung energi nasional di masa depan.

"Kegiatan ini juga mendukung program strategis nasional, khususnya Asta Cita ke-2 Presiden dan Wakil Presiden, yaitu memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru," kata Gubernur Mirza.

Baca juga: Kejati Lampung Sita Uang Rp 6,3 Miliar dan Aset Senilai Rp 50 Miliar dalam Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Tol Lampung

Dia menekankan pentingnya pelaksanaan seismik ini dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, lingkungan, serta menghormati hak dan kearifan lokal masyarakat sekitar.

"Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya, tidak hanya bagi Provinsi Lampung, tetapi juga bagi bangsa dan negara," katanya.

Dia meminta agar organisasi perangkat daerah (OPD) teknis dan pemerintah kabupaten yang terlibat langsung dilakukan secara aktif, baik dalam aspek sosialisasi, fasilitasi di lapangan, maupun dokumentasi kegiatan.

"Ini juga menjadi bagian dari knowledge sharing dan penguatan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah dalam mengelola kegiatan hulu migas," ujarnya.

Mirza mengajak semua pihak untuk turut mengedepankan pendekatan partisipatif dan transparan.

"Libatkan masyarakat, dengarkan aspirasinya, dan buat mereka merasa menjadi bagian dari keberhasilan ini," ucapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU