Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 26 APRIL 2026 • 19:14 WIB

Gubernur Lampung Jadi Wisudawan Terbaik Program Profesi Insinyur di Fakultas Teknik Unila, Raih IPK 3,88

Gubernur Lampung Jadi Wisudawan Terbaik Program Profesi Insinyur di Fakultas Teknik Unila, Raih IPK 3,88Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal jadi wisudawan terbaik program profesi insinyur di Fakultas Teknik Universitas Lampung. (Pemprov Lampung)

LAMPUNG - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meraih predikat sebagai Wisudawan Terbaik I Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Lampung periode April 2026.

Prestasi itu diraih juga oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, yang dikukuhkan sebagai insinyur dalam acara Pengukuhan Insinyur 2026 Program Studi Program Profesi Insinyur (PPI) Universitas Lampung Angkatan XV Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 di Hotel Grand Mercure, Bandar Lampung, Minggu (26/4/2026).

Gubernur Lampung meraih IPK 3,88, sementara Sekdaprov Marindo Kurniawan meraih Wisudawan Terbaik II dengan IPK 3,78. Dalam pengukuhan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Sekdaprov Marindo Kurniawan dikukuhkan bersama 30 peserta lainnya. 

Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan sumber daya manusia unggul, sekaligus mencerminkan komitmen kepemimpinan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendorong peningkatan kompetensi, profesionalisme, dan kapasitas intelektual sebagai fondasi pembangunan daerah.

Baca juga: Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Daftar S3 di Unila, Tampak Serius Ikuti Seleksi

Acara pengukuhan dihadiri Rektor Universitas Lampung Lusmeilia Afriani, Wakil Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Agus Taufik Mulyono, jajaran wakil rektor, dekan, kepala program studi, pengurus PII Bandar Lampung, serta peserta Program Profesi Insinyur yang pada kesempatan tersebut dilantik dan diambil sumpah profesinya.

Dalam momen itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan kemajuan peradaban sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, dan profesi insinyur memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan.

“Salah satu syarat peradaban maju adalah kualitas SDM-nya. Karena itu, para insinyur yang hari ini dikukuhkan harus menjadi bagian dari kekuatan yang membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Lampung,” ujar Mirza.

Mirza menekankan pembangunan tidak cukup hanya bertumpu pada kekayaan sumber daya alam, tetapi membutuhkan sumber daya manusia unggul yang mampu mengelola potensi tersebut menjadi kemakmuran bagi masyarakat.

Baca juga: Berangkat Subuh dari Kedondong, Sutrisno Buruh Tani Antar Putrinya UTBK di Unila: "Saya Bangga!"

Menurutnya, Provinsi Lampung memiliki potensi ekonomi yang besar, namun membutuhkan lebih banyak SDM berkualitas, termasuk para insinyur, agar seluruh potensi itu dapat dikelola secara optimal dan memberi nilai tambah bagi daerah.

“Kekayaan alam baru menjadi kemakmuran apabila mampu dikelola oleh SDM kita sendiri. Di sinilah peran insinyur menjadi sangat penting, bagaimana mengolah potensi daerah menjadi kesejahteraan rakyat,” katanya.

Dia menyampaikan pengukuhan profesi insinyur tidak boleh berhenti sebagai formalitas akademik, tetapi harus melahirkan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan, mulai dari penguatan ekonomi daerah, inovasi, hingga penciptaan lapangan kerja.

“Saya berharap pengukuhan ini bukan sekadar formalitas. Insinyur harus siap menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan persoalan pembangunan, termasuk persoalan lapangan kerja dan pengelolaan sumber daya di daerah,” tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gubernur Lampung Jadi Wisudawan Terbaik Program Profesi Insinyur di Fakultas Teknik Unila, Raih IPK 3,88

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!