LAMPUNG - Program Hunian Hijau Masyarakat (H2M) di Provinsi Lampung terus diperkuat melalui peresmian infrastruktur penunjang di Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, sebagai upaya mewujudkan permukiman yang sehat, hijau, aman, produktif, dan berkelanjutan berbasis partisipasi aktif masyarakat.
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mengajak masyarakat khususnya perempuan desa yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk aktif membangun lingkungan dan ekonomi keluarga melalui Program H2M.
H2M merupakan program Pemerintah Provinsi Lampung yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari hunian yang lebih layak, lingkungan yang sehat, hingga penguatan ekonomi keluarga.
Program ini menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama, dengan dukungan infrastruktur lingkungan yang memadai guna menciptakan hunian yang sehat, hijau, aman, produktif, dan berkelanjutan.
Baca juga: Alumni Itera Kembangkan Inovasi Alat Pengering Hasil Pertanian Portabel
Jihan menyampaikan Provinsi Lampung masih menghadapi tantangan dalam pembangunan permukiman.
Ia menyebut, masih ditemukan hunian yang belum tertata, lingkungan yang kurang sehat, serta pekarangan rumah yang belum dimanfaatkan secara optimal.
"Padahal pekarangan memiliki potensi besar sebagai sumber ekonomi, ruang produksi, bahkan tabungan hidup jika dikelola dengan baik. Karena itu, peran KWT sangat penting," kata Jihan.
Menurutnya, kaum perempuan memiliki ketelitian, kreativitas, dan ketangguhan yang mampu menggerakkan ekonomi keluarga sekaligus menjaga lingkungan.
Baca juga: Embung Kemiling Diresmikan, Solusi Banjir dan Jadi Ruang Publik Baru
Untuk itu, ia mendorong KWT sebagai motor ekonomi dan penggerak perubahan di desa.
"Ketika perempuan mandiri, ekonomi rumah tangga ikut naik. Ketika perempuan peduli lingkungan, permukiman menjadi lebih sehat," ujarnya.
Ia menegaskan, H2M menggunakan pendekatan lingkungan dan ekonomi mikro yang saling menguatkan.
"Lingkungan yang tertata akan menekan risiko bencana melalui drainase yang baik, ruang hijau yang cukup, dan pengelolaan pekarangan yang benar membuat masyarakat lebih siap dan lebih tangguh," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan