Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 13 NOVEMBER 2025 • 11:38 WIB

Wagub Jihan Tekankan Pencegahan dan Skrining Thalasemia di Lampung

Wagub Jihan Tekankan Pencegahan dan Skrining Thalasemia di LampungWakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela. (Pemprov Lampung)

LAMPUNG - Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyatakan Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen terus menekankan pentingnya pelaksanaan program CKG yang terintegrasi dengan skrining thalasemia dan optimalisasi keaktifan peserta BPJS Kesehatan.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka rapat koordinasi bidang kesehatan, di Balai Keratun, Komplek Kantor Pemprov Lampung.

Wagub Jihan menyampaikan arah kebijakan kesehatan saat ini harus bergeser dari penanganan penyakit menuju upaya pencegahan. 

“Kita harus beralih dari paradigm mengobati yang sakit menjadi menjaga agar masyarakat tetap sehat. Fokusnya adalah deteksi dini dan pencegahan,” kata Jihan, Kamis (13/11/2025).

Baca juga: Hari Kesehatan Nasional, Wagub Lampung Dorong Insan Kesehatan Lampung Perkuat Tranformasi Layanan

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), Lanjut Wagub Jihan, merupakan salah satu program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. 

Melalui program ini, masyarakat dari berbagai kelompok usia akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis sebagai bentuk deteksi dini berbagai penyakit kronis.

Jihan menekankan pentingnya skrining thalasemia sebagai bagian dari pelaksanaan CKG. Ia menjelaskan bahwa thalasemia merupakan penyakit genetik yang dapat dicegah melalui pemeriksaan sederhana.

“Thalasemia memberikan beban besar pada pembiayaan kesehatan. Satu anak dengan thalasemia mayor bisa membutuhkan biaya hingga Rp350–400 juta per tahun,” jelasnya.

Baca juga: Wagub Lampung Minta Mahasiswa Kedokteran Berkontribusi Dalam Pembangunan Sektor Kesehatan

Berdasarkan data, sekitar 3–10 persen penduduk Indonesia membawa gen thalasemia beta. Dengan angka kelahiran sekitar 20 persen, diperkirakan 2.500 bayi lahir setiap tahun dengan thalasemia mayor, dan angka itu bisa meningkat bila tidak dilakukan pencegahan.

Program skrining ini, akan diintegrasikan dengan kegiatan CKG di sekolah, masyarakat umum, dan komunitas. 

Pemeriksaan awal dilakukan melalui pengukuran kadar hemoglobin (Hb) di Puskesmas, dan jika ditemukan anomali, dapat dilanjutkan dengan pemeriksaan lanjutan di rumah sakit menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan. 

Selain skrining penyakit, dia juga menyoroti rendahnya capaian imunisasi di sejumlah daerah di Lampung. Ia menilai pelaporan imunisasi melalui aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) belum optimal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wagub Jihan Tekankan Pencegahan dan Skrining Thalasemia di Lampung

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!