Plt Kepala Kanwil Kemenag Lampung, Erwinto (tengah) saat memberikan keterangan. (Kemenag Lampung)
LAMPUNG - Jumlah jemaah haji asal Lampung yang meninggal dunia pada musim haji tahun ini mengalami peningkatan jika dibandingkan musim haji sebelumnya.
Berdasarkan data dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, hingga kepulangan jemaah haji kelompok terbang (kloter) terakhir pada Rabu (9/7/2025) kemarin, total ada sebanyak 19 jemaah haji yang meninggal dunia.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenag Lampung, Erwinto, mengatakan, mayoritas jemaah haji meninggal dunia di Tanah Suci.
"Jumlah jemaah haji yang wafat ada 19 orang, 16 orang meninggal di Arab Saudi, tiga orang di tanah air," kata Erwinto, Kamis (10/7/2025).
Baca juga: Proses Pemulangan Jemaah Haji asal Lampung Berakhir, 7.069 Jemaah Kembali Dengan Selamat
Erwinto menyatakan bakal melakukan evaluasi terkait meningkatnya jumlah jemaah haji yang meninggal dunia tersebut.
"Kami akan berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) terkait pelaksanaan Istithaah kesehatannya, mungkin ke depan bisa lebih diperketat kembali," ujarnya.
Dia mengatakan dengan melakukan evaluasi secara menyeluruh diharapkan pada pelaksanaan haji tahun depan dapat meminimalisir jemaah yang meninggal dunia.
Baca juga: Lebaran Anak Yatim, Kanwil Kemenag Lampung Bagikan Paket Bingkisan
"Kalau bisa diperketat kembali, sehingga mengurangi risiko yang berpenyakit dan berpotensi untuk terlalu lelah selama di sana (Arab Saudi)," ucapnya.
Proses pemulangan jemaah haji asal Lampung telah berakhir pada Rabu (9/7/2025) kemarin, total ada sebanyak 7.069 jemaah kembali di Tanah Air dengan selamat usai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan