Rabu, 21 JANUARI 2026 • 15:12 WIB

Tidak Hanya Bandara Radin Inten, Ini Daftar Bandara Lainnya yang ada di Lampung

Author

Suasana di Bandara Radin Inten II Lampung. (Elhan Priyan)

LAMPUNG - Bandara memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang mobilitas masyarakat dan penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. 

Keberadaan bandara tidak hanya mendukung konektivitas antar wilayah, tetapi juga mendorong sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi dan lainnya.

Kalau kamu berkunjung ke Lampung kamu mungkin tidak asing dengan Bandara Radin Inten II Lampung, tapi tahukah kamu bahwa di Lampung terdapat beberapa bandara lain lho!

Berikut Indozone Lampung merangkum daftar bandara yang ada di Lampung.

1. Bandara Radin Inten II Lampung

Bandar Udara Radin Inten II Lampung merupakan bandara terbesar yang ada di Lampung. Bandara ini berlokasi di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, KM. 28, Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

Nama bandara ini diambil dari nama tokoh yaitu Radin Intan II yang merupakan bagian dari Kesultanan (Kerajaan) Lampung terakhir yang juga salah seorang Pahlawan Nasional asal Lampung. 

Kode Bandara Radin Inten II ICAO:WILL dan Kode IATA:TKG yang diambil dari nama lama Kota Bandar Lampung, yaitu Kota Tanjung Karang.

Bandar Udara Radin Inten II mengalami perkembangan yang cukup pesat, hal ini dapat dilihat dengan bertambahnya frekuensi penerbangan dikarenakan bertambahnya jumlah penumpang.

Selain melayani penerbangan domestik, Bandara Radin Inten kini juga tengah bersiap untuk melayani penerbangan internasional pasca ditetapkan kembali sebagai bandara berstatus internasional. 

Fasilitas Bandar Udara Radin Inten II

Terminal baru di Bandara Internasional Radin Inten II Lampung ini juga sudah memiliki fasilitas lengkap, di antaranya:

Ruang Tunggu: yang dilengkapi dengan sofa-sofa yang nyaman dan dinding kaca untuk melihat pesawat. Ada juga ruang tunggu eksekutif di lantai tiga dengan desain yang lebih mewah.

Fasilitas ruang tunggu di Bandara Radin Inten II. (Elhan Priyan)

Restoran: Beragam pilihan makanan dan minuman tersedia.

Gapura Airport Lounge: Fasilitas eksklusif dengan ruangan VIP, akses internet, layanan live cooking, smoking area, serta aneka kuliner khas Lampung, seperti bakso dan pempek.

Lounge Umroh: Area khusus jamaah dengan aula, mushola, kamar mandi, serta pantry. Area Lounge Umroh ini berada di area selasar Bandara Radin Inten II.

Cara ke Bandara Udara Radin Inten II di Lampung

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk bisa mencapai ke Bandara Radin Inten II, yaitu:

Kendaraan Pribadi: Jarak tempuh jika menggunakan kendaraan pribadi jika dari pusat kota Bandar Lampung sekitar kurang lebih 1 jam perjalanan bisa melalui jalan lintas Sumatera ataupun melalui jalan tol (kendaraan pribadi mobil).

Taksi Khusus Bandara: Kamu juga bisa menggunakan taksi khusus Bandara.

Taksi Online: Selain menggunakan taksi resmi bandara, kamu juga bisa memakai taksi online dengan tarif yang lebih terjangkau.

2. Bandara Muhammad Taufik Kiemas

Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, Pesisir Barat, Lampung. (Kemenhub)

Bandar Udara Muhammad Taufik Kiemas adalah bandara yang dibangun dalam rangka mendukung rencana pemerintah pusat dan daerah untuk menjadikan jalur Krui sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di koridor Barat atau kawasan pantai Barat Pulau Sumatera. 

Bandara ini juga menjadi pintu masuk bagi wisatawan ke kawasan Barat Sumatera, yang selama ini menjadi tujuan para peselancar dan wisatawan asing. 

Selain itu, alasan utama lain mengapa pemerintah membangun bandara ini adalah sebagai untuk alat navigasi udara dan untuk mitigasi bencana alam.

Penetapan lokasi Bandara Muhammad Taufik Kiemas dilaksanakan berdasarkan keputusan Menteri Perhubungan RI No.KP 475/09 tahun 2009 tentang penetapan lokasi Bandar udara baru di Pekon Serai, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung.

Bandara ini berada di Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Kode IATA untuk Bandara Muhammad Taufiq Kiemas adalah TFY, sedangkan kode ICAO-nya adalah WILP.

Kabar baiknya mulai 9 Januari 2026 Bandara Muhammad Taufiq Kiemas resmi beroperasi kembali. Maskapai Susi Air siap antar kamu lewat rute Penerbangan Perintis 2026 Korwil Gunung Sitoli. Informasi detailnya kamu bisa kunjungi instagram @bandaramuhammadtaufiqkiemas.

3. Bandara Gatot Soebroto

Bandar Udara Gatot Soebroto adalah bandar udara yang terletak di Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Lampung. Bandara ini terletak sekitar 211 kilometer dari pusat Kota Bandar Lampung.

Selain sebagai pangkalan udara TNI AD, bandar udara ini juga melayani penerbangan komersial sipil berjadwal ke Bandar Lampung, Palembang dan Jakarta. 

Nama Bandara ini diambil dari salah satu pahlawan nasional Indonesia, yaitu Jenderal TNI (Anumerta) Gatot Soebroto.

Kode bandara Gatot Subroto adalah WTX untuk kode IATA dan WIPO untuk kode ICAO, meskipun kadang terlihat sebagai WYK di beberapa sumber karena lokasi atau konteks berbeda, WTX adalah kode resmi yang sering digunakan untuk penerbangan non-militer. 

Mulai 2 November 2025, Citilink resmi membuka rute baru Halim (Jakarta) - Way Kanan (Lampung)!

Jadwal penerbangan rute ini dua kali dalam seminggu yakni setiap Jumat dan Minggu.

Halim – Way Kanan: 17.35 – 19.05

Way Kanan – Halim: 19.30 – 21.05

Bagasi kabin: 7 kg

Bagasi tercatat: 10 kg

Informasi lengkap kamu bisa cek di laman instagram resmi @bandaragatotsoebroto.official

4. Pangkalan Udara Pangeran M. Bunyamin

Pangkalan TNI AU Pangeran M. Bunyamin. (instagram/lanud_bunyamin)

Pangkalan Udara Pangeran Mohammad Bunyamin atau biasa disingkat Lanud Pangeran M. Bunyamin adalah pangkalan udara militer milik TNI Angkatan Udara yang berada di Astra Ksetra, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, Indonesia.

Lanud Pangeran M. Bunyamin merupakan pangkalan udara "tipe C" dan dipimpin oleh seorang Komandan berpangkat Letnan Kolonel. Lanud ini berada langsung di bawah Komando Operasi Angkatan Udara I.

Itulah 4 bandara yang ada di Lampung. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu ya!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU