Senin, 13 APRIL 2026 • 17:04 WIB

UIN Raden Intan Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah PON 2032, Venue Olahraga Disiapkan

Author

Jajaran KONI Lampung bersama UIN Raden Intan Lampung berkolaborasi dukung Lampung tuan rumah PON 2032. (UIN Raden Intan Lampung)

LAMPUNG - Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menyatakan kesiapan untuk mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032 di Provinsi Lampung.

Dukungan tersebut disampaikan Rektor UIN RIL, Prof. H. Wan Jamaluddin Z, saat menerima audiensi dan sinergi menuju sukses PON XXIII 2032 dari Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung beserta jajaran.

Audiensi berlangsung di Ruang Rapat Rektor lantai 8 Gedung Academic & Research Center UIN Raden Intan Lampung.

Dalam pertemuan tersebut, Rektor menyampaikan kampus juga merupakan aset masyarakat Lampung sehingga siap berkontribusi dalam menyukseskan agenda olahraga nasional tersebut.

“Pada prinsipnya kampus kami ini juga aset yang dimiliki oleh pemerintah provinsi dan masyarakat Lampung. Karena itu menjadi kebanggaan tersendiri ketika jajaran KONI hadir ke kampus untuk membangun sinergi menyukseskan PON XXIII tahun 2032 dengan perguruan tinggi di Provinsi Lampung,” kata Rektor.

Baca juga: Pemprov dan KONI Lampung Siap Jadi Tuan Rumah PON 2032, Sejumlah Fasilitas Disiapkan

Ia menambahkan, audiensi ini menjadi penguat untuk bersama-sama mendukung penyelenggaraan PON.

“Kita sebagai masyarakat Lampung harus menyambut ini. Tentu ini menjadi wujud syukur dan kebahagiaan kita dengan ditetapkannya Lampung dan Banten sebagai calon tunggal tuan rumah,” ujarnya.

Ketua Umum KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, menjelaskan pada 1 April 2026 Lampung dan Banten secara resmi telah ditetapkan sebagai calon tuan rumah PON XXIII 2032.

Menurutnya, meskipun penyelenggaraan masih beberapa tahun ke depan, persiapan sudah harus dilakukan sesuai dengan aturan dari KONI Pusat.

“Sesuai kesepakatan dan mekanisme yang ada, Lampung dan Banten sudah membagi cabang olahraga yang akan diselenggarakan di masing-masing provinsi. Di Lampung ada 26 cabang olahraga yang akan disebar di beberapa kabupaten dan kota sesuai kesiapan sarana prasarana yang ada,” jelasnya.

Baca juga: Pemprov Beri Bonus Atlet Berprestasi di PON Cabor Beladiri 2025

KONI Lampung juga telah mendistribusikan 26 cabang olahraga tersebut ke sejumlah daerah dan institusi yang memiliki fasilitas olahraga. Dalam hal ini, KONI berharap UIN Raden Intan Lampung dapat berkontribusi melalui sarana dan prasarana yang dimiliki kampus.

"Kami harapkan kesediaan UIN RIL untuk menyiapkan atau menyediakan sarana prasarana yang ada untuk cabang olahraga. UIN RIL direncanakan akan menjadi tempat cabang olahraga bela diri,” ucapnya.

Ia menambahkan, proses penetapan tuan rumah PON akan melalui tahap visitasi dan verifikasi oleh tim KONI Pusat yang dijadwalkan berlangsung di Lampung pada 14–18 April 2026.

“Kami datang bersilaturahmi sekaligus memohon izin untuk mengusulkan salah satu sarana olahraga di UIN RIL menjadi venue cabang olahraga bela diri, dan juga memungkinkan untuk dikunjungi tim visitasi, kemungkinan pada tanggal 15 April nanti,” katanya.

Selain persiapan PON, KONI Lampung juga menjajaki peluang kerja sama dengan UIN Raden Intan Lampung dalam pengembangan olahraga mahasiswa.

Baca juga: Lampung–Banten Mantapkan Persiapan Menuju Tuan Rumah PON 2032

Taufik menjelaskan sebelumnya KONI telah melakukan sinergi dengan beberapa perguruan tinggi di Lampung, seperti Universitas Lampung dan Institut Teknologi Sumatera, yang memiliki program studi keolahragaan.

“Kami juga menjajaki kemungkinan kerja sama pengembangan olahraga kemahasiswaan di UIN RIL. Dua tahun sekali ada POMNAS, dan pada 2027 akan diselenggarakan di Sumatera Selatan. KONI siap bekerja sama dengan melibatkan cabang olahraga untuk membina mahasiswa sehingga bisa menjadi aset daerah dan mengharumkan nama Lampung di berbagai event,” ujarnya.

Ia juga melihat potensi pengembangan fasilitas olahraga di Kampus 1 dan Kampus 2 UIN RIL di Kota Baru nantinya, termasuk kemungkinan pengembangan venue olahraga terbuka di kawasan tersebut.

“Kami berharap bisa berkolaborasi dengan UIN RIL dalam pengembangan olahraga mahasiswa, khususnya di lingkungan kampus,” jelasnya.

Selain PON, KONI Lampung juga akan menggelar Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMPROV) yang melibatkan banyak cabang olahraga. Dalam kegiatan tersebut, KONI juga membuka peluang pemanfaatan fasilitas olahraga yang dimiliki berbagai lembaga, termasuk perguruan tinggi di Bandar Lampung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU