LAMPUNG - Polda Lampung mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk selalu waspada serta berhati-hati saat berwisata ke kawasan pantai, khususnya di tengah kondisi cuaca dan gelombang laut yang kurang bersahabat di perairan Lampung.
Imbauan ini disampaikan menyusul peristiwa seorang wisatawan lokal yang dilaporkan hanyut terbawa ombak saat berenang di Pantai Mandiri, Kabupaten Pesisir Barat, pada Sabtu (3/1/2026) lalu.
Kabidhumas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari menjelaskan, Polda Lampung mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan faktor keselamatan saat berwisata ke pantai, terutama dengan memperhatikan kondisi cuaca, gelombang, dan arus laut.
“Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk selalu berhati-hati saat berwisata ke pantai. Jika kondisi cuaca dan gelombang tidak memungkinkan, sebaiknya tidak melakukan aktivitas berenang demi keselamatan bersama,” kata Kombes Pol Yuni Iswandari.
Baca juga: Wisatawan Tenggelam di Pantai Mandiri Pesisir Barat Ditemukan Meninggal Dunia
Sebelumnya diketahui, jenazah seorang wisatawan yang sebelumnya dilaporkan tenggelam terseret arus laut di Pantai Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, akhirnya ditemukan pada Senin (5/1/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Rizal Wahyudi (29), warga Desa Kalibalangan, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara.
Jenazah korban ditemukan di laut sekitar Rumpon Tambak Biha, berjarak 9–10 mil laut dari bibir Pantai Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan.
Upaya pencarian dilakukan oleh tim gabungan dari Polres Pesisir Barat, BPBD, Basarnas, dan masyarakat setempat selama tiga hari hingga akhirnya korban ditemukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan