Rabu, 12 NOVEMBER 2025 • 14:27 WIB

TP PKK Lampung Ajak Warga Pesisir Terapkan Hidup Sehat dan Berdaya

Author

TP PKK Lampung saat menggelar sosialisasi dan edukasi hidup sehat kepada warga pesisir. (Diskominfotik Lampung)

LAMPUNG - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, yang akrab disapa Batin Wulan, melakukan kunjungan kerja ke desa yang berada di pesisir laut yakni Desa Sukajaya, Kecamatan Lempasing, Kabupaten Pesawaran.

Dalam kunjungan ini, dilaksanakan sejumlah agenda seperti peresmian Desa Sukajaya yang dicanangkan sebagai Desa Tapis (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas), pemberian bantuan, hingga sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Pesawaran, Nanda Indira Bastian, Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Cindy Aria Anton, serta jajaran Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten Pesawaran.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya TP PKK Provinsi Lampung memperkuat semangat hidup sehat, kepedulian sosial, dan pemberdayaan perempuan di tingkat desa, sekaligus menguatkan peran keluarga dalam mewujudkan masyarakat yang tangguh dan berdaya.

Suasana kegiatan berlangsung meriah di lapangan desa. Sejak pagi, warga telah memadati lokasi untuk mengikuti berbagai kegiatan sosial dan kesehatan.

Kemeriahan semakin terasa ketika lagu “Payu Kidah” mengalun mengiringi senam lansia yang dipimpin langsung oleh Batin Wulan, disambut tepuk tangan dan tawa bahagia para peserta.

“Kegiatan seperti ini bukan sekadar olahraga, tapi menjaga semangat hidup, kebersamaan, dan kebahagiaan. Kita ingin masyarakat sehat, gembira, dan saling menguatkan,” kata Batin Wulan, Rabu (12/11/2025).

Baca juga: Peringatan Hari Ibu, TP PKK Lampung Ajak Para Ibu Tingkatkan Literasi Digital dan Kecerdasan Finansial

Kunjungan tersebut juga dirangkai dengan pelayanan sosial dan kesehatan terpadu, antara lain pelayanan KB gratis, donor darah PMI, Posyandu balita dan lansia, Pusat Aktivitas Anak dan Perlindungan Berbasis Masyarakat (PATBM), serta perpustakaan keliling.

Tak hanya itu, turut digelar bazar produk UMKM dan ekonomi kreatif keluarga yang menampilkan hasil karya kelompok wanita tani dan kader PKK setempat.

Dalam kesempatan itu, PKK Provinsi Lampung juga menyalurkan berbagai bantuan sosial, di antaranya satu unit kursi roda, satu tongkat netra, lima mesin jahit program UEP, 50 paket sembako, 100 buku bacaan anak, bibit cabai untuk pengendalian inflasi, serta bantuan logistik kebencanaan berupa kasur, tenda gulung, pakaian, family kit, dan kids ware.

“Bantuan ini bukan hanya bentuk kepedulian, tapi juga dorongan agar masyarakat semakin berdaya dan mandiri,” ujarnya.

Baca juga: Ketua TP PKK Lampung Ajak Kader Posyandu Perkuat Edukasi Keluarga Antisipasi Kecacingan

Selain itu, Batin Wulan juga menyerahkan bantuan logistik kebencanaan dari Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat menghadapi potensi bencana.

“Kami ingin memastikan masyarakat di wilayah rawan bencana mendapatkan perhatian dan dukungan, baik melalui bantuan sosial maupun pemberdayaan ekonomi,” jelasnya.

Dia menekankan pentingnya peran perempuan dalam memperkuat ekonomi keluarga dan menjaga kesehatan rumah tangga, serta mengapresiasi capaian Kabupaten Pesawaran yang berhasil menurunkan angka stunting melalui pemanfaatan pangan lokal sebagai makanan pendamping ASI (MPASI) alami.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif dalam pencegahan TBC, menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta mengembangkan usaha mikro agar ekonomi keluarga semakin mandiri.

Puncak kegiatan ditandai dengan peresmian Desa Sukajaya yang dicanangkan sebagai Desa Tapis (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas). 

Baca juga: Desa TAPIS Hadir di Tanggamus, PKK Provinsi Lampung Dorong Kesejahteraan dari Akar Desa

Desa Tapis merupakan desa binaan TP PKK Provinsi Lampung yang mengusung nilai-nilai lokal dan visi Indonesia Emas 2045.

Program ini berfokus pada pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pelestarian budaya tapis sebagai identitas dan kearifan lokal Lampung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU