LAMPUNG - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menyatakan kesiapan seluruh personel dan peralatan penunjang dalam menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Lampung di tengah ancaman bencana hidrometeorologi.
General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, menyatakan kesiapan dan kekompakan tim menjadi faktor utama dalam menghadapi tantangan operasional akibat meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, angin kencang, banjir, dan tanah longsor.
“Memasuki puncak periode musim hujan, seluruh insan PLN harus siap, siaga, dan tangguh. Kita memegang tanggung jawab besar terhadap keandalan pasokan listrik di Lampung. Karena itu, kesiapsiagaan operasional, keselamatan, dan kekompakan tim menjadi prioritas utama,” kata Rizki, dalam keterangannya, Minggu (9/11/2025).
Dia menjelaskan cakupan aset kelistrikan PLN di Provinsi Lampung sangat luas terdiri atas lebih dari 15 ribu kilometer jaringan tegangan menengah, 19 ribu kilometer jaringan tegangan rendah, 16 ribu lebih gardu distribusi, serta ratusan ribu tiang dan peralatan penunjang lainnya.
Menurut dia, untuk memastikan keandalan sistem kelistrikan di tengah kondisi cuaca ekstrem, PLN telah menyiapkan sumber daya dan peralatan siaga diantaranya, 213 pegawai PLN, 1.248 Tenaga Alih Daya Pelayanan Teknik.
Baca juga: Musim Hujan Tiba, Ini Imbauan Polda Lampung bagi Pengendara
Kemudian, 105 posko siaga, 35 unit mobil, 31 unit motor, 4 unit crane, dan satu unit perahu karet, lengkap dengan perlengkapan dan material siaga untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan akibat bencana.
PLN UID Lampung juga melakukan koordinasi dan komunikasi aktif dengan sejumlah instansi terkait seperti BPBD, SAR, BMKG, dan aparat keamanan untuk mempercepat mitigasi dan penanganan jika terjadi bencana.
“Kami terus memperkuat koordinasi antar unit dan seluruh stakeholder agar penanganan gangguan kelistrikan akibat bencana dapat berjalan cepat, aman, dan efisien,” jelasnya.
PLN juga aktif mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya listrik saat hujan atau banjir. Masyarakat diimbau untuk tidak menyentuh peralatan listrik dalam kondisi basah, serta menjauhi instalasi listrik yang tergenang air.
Baca juga: Pemprov Lampung Sebut Siap Hadapi Musim Hujan dengan Mitigasi Jangka Panjang
PLN UID Lampung menyatakan komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus memastikan keselamatan kerja (zero accident) selama musim penghujan berlangsung.
Sebelumnya jajaran PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung juga telah menggelar Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi 2025 di halaman Kantor PLN UID Lampung, Jumat (7/11/2025) lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan