Kamis, 02 OKTOBER 2025 • 13:40 WIB

Olimpiade Madrasah Indonesia Tingkat Lampung Digelar, Diharapkan Cetak Generasi Emas

Author

Olimpiade Madrasah Indonesia tingkat Lampung 2025 dimulai. (Kemenag Lampung)

LAMPUNG - Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Lampung 2025 resmi dimulai. Olimpiade tersebut digelar di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bandar Lampung. Kegiatan yang diikuti 495 siswa madrasah se-Lampung ini diharapkan menjadi wadah lahirnya generasi emas yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.

Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Lukman Pura, mengatakan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci keberhasilan bangsa, terutama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Indonesia telah menargetkan tahun 2045 sebagai momentum emas ketika usia republik genap 100 tahun. Namun keberhasilan itu tidak akan tercapai tanpa lahirnya generasi muda yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global,” ujar Lukman, Kamis (2/10/2025).

Baca juga: Kemenag Lampung Ajarkan Pelajar Wujudkan Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama

Menurutnya, madrasah kini bukan lagi lembaga pendidikan alternatif, melainkan sudah menjadi bagian dari arus utama dalam mencetak generasi cerdas secara intelektual, kokoh secara spiritual, dan tangguh secara moral. 

Penyelenggaraan OMI, kata dia, memiliki makna strategis sebagai sarana membangun ekosistem kompetisi yang sehat, menumbuhkan sportivitas, sekaligus memperkuat karakter Islami siswa.

“Gunakan momen ini untuk memperluas wawasan, mempererat persaudaraan, dan memperkuat tekad untuk terus berkarya bagi bangsa. Ingat, kemenangan sejati adalah ketika ilmu dan pengalaman yang kita raih mampu memberi manfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan OMI 2025. “Semoga ikhtiar kita dalam membina generasi madrasah membawa keberkahan bagi Lampung dan Indonesia,” ujar Lukman.

Baca juga: Atlet Esports Lampung Elga Cahya Putra yang Raih Juara Dunia e-Football Dapat Perhatian dari Gubernur Lampung

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Lampung, Ahmad Rifa’i, menambahkan OMI menjadi simbol nyata madrasah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek religius, tetapi juga mendorong lahirnya generasi cerdas, inovatif, dan berdaya saing global.

“Melalui OMI, kami berharap akan lahir insan-insan madrasah yang unggul, berprestasi, dan mampu menjadi duta madrasah di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

OMI 2025 mengusung tema “Islam dan Teknologi Digital: Inovasi Sains untuk Generasi Indonesia Maju yang Berdaya Saing Global.” Tema ini dimaknai sebagai upaya integrasi nilai-nilai keislaman dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus mengajarkan siswa melihat ilmu sebagai bagian dari ibadah dan pengembangan diri sesuai ajaran Islam.

Ketua Tim Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah, Rika Irasanti, melaporkan bahwa OMI Tingkat Provinsi Lampung 2025 diikuti 495 peserta dari berbagai jenjang. Dari jumlah tersebut, 90 peserta berasal dari MI, 135 dari MTs, dan 270 dari MA.

“Ajang ini bukan semata perebutan piala, melainkan menyediakan ruang kompetisi dan kolaborasi bagi siswa untuk mengembangkan bakat, minat, dan kecakapan di bidang sains dan riset. Selain itu, OMI juga diharapkan menumbuhkan budaya kejujuran, kerja keras, dan sportivitas di kalangan siswa madrasah,” kata Rika.

OMI Lampung 2025 berlangsung pada 2–3 Oktober 2025 dengan dua lokasi lomba, yakni MAN 1 Bandar Lampung dan MTsN 2 Bandar Lampung. Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Matematika, IPA, IPS, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi terintegrasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU