Rabu, 03 SEPTEMBER 2025 • 12:22 WIB

Mendagri Apresiasi Pemprov Lampung Aksi Unjuk Rasa Berlangsung Kondusif

Author

Mendagri Tito Karnavian. (Pemprov Lampung)

LAMPUNG - Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas keberhasilannya mewujudkan aksi demonstrasi dari Aliansi Gabungan Mahasiswa Lampung yang berlangsung dengan damai, aman dan kondusif.

Apresiasi tersebut disampaikan Mendagri Tito dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara virtual bertempat di Ruang Sakai Sembayan Kantor Gubernur Lampung, Selasa (2/9/2025).

Tito menilai aksi unjuk rasa di Lampung dapat berjalan damai, aman, dan kondusif berkat kepemimpinan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). 

"Di Lampung, selain Pak Gubernur, yang paling aktif juga adalah Lampung Selatan. Terima kasih banyak Pak Gubernur, Pak Bupati, karena telah melakukan koordinasi dengan sangat baik bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat,” kata Mendagri Tito melalui siaran zoom meeting.

Baca juga: Pasca Aksi Demo, Situasi di Lampung Aman dan Kondusif

Apresiasi mendagri semakin relevan setelah ribuan massa aksi dapat menyampaikan aspirasi mereka dengan damai, tanpa menimbulkan gangguan terhadap ketertiban umum.

Hal ini dianggap sebagai cerminan kedewasaan demokrasi yang tetap menjunjung tinggi keamanan daerah.

Dalam aksi yang berlangsung di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung pada Senin (1/9/2025) lalu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, didampingi jajaran Forkopimda duduk bersama di tengah kerumunan untuk mendengarkan satu per satu keluhan yang disampaikan perwakilan mahasiswa, buruh, hingga pengemudi ojek daring.

Di samping itu, ia juga menyampaikan sikap pemerintah daerah yang terbuka terhadap kritik dan aspirasi rakyat.

Baca juga: Aksi Demo di Lampung Berlangsung Kondusif, Jadi Contoh Kedewasaan Berdemokrasi

Usai berdialog, Gubernur menerima secara langsung sepuluh poin tuntutan yang disuarakan massa.

Tidak hanya menerima, gubernur bahkan membacakan sendiri tuntutan itu di hadapan ribuan demonstran.

Sikap ini sontak memicu sorak-sorai dukungan dari peserta aksi. Mirza menyatakan seluruh tuntutan itu akan dikawal hingga ke pemerintah pusat.

Ia menyebut langkah ini bukan sekadar simbolis, tetapi bentuk komitmen agar aspirasi rakyat Lampung tak berhenti di gerbang DPRD. 

"Ini luar biasa, hari ini kami melihat semangat gelora anak muda di Lampung, juga masyarakat, ojol, dan elemen lainnya, mereka bersatu menyuarakan hati nurani. Sesuai amanat konstitusi, pemerintah provinsi harus menjaga dan melindungi hak-hak mereka untuk bersuara,” ucapnya.

Menurutnya, semua aspirasi yang disampaikan akan diteruskan kepada pemerintah pusat. Ia juga mengapresiasi jalannya aksi yang berlangsung tertib.

“Lampung berbeda dari tempat lain di Indonesia. Lampung damai, Lampung tenteram, dan Lampung penuh dengan harapan. Kita berdoa, setelah ini Lampung tetap tertib, aman, dan kondusif. Ini akan menjadi alasan bagi Lampung untuk menjadi lebih baik ke depan,” ujarnya.

Bagi masyarakat Lampung, komitmen ini menjadi langkah awal untuk memastikan aspirasi mereka dapat menjadi bagian penting dalam arah kebijakan nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU