LAMPUNG - PT Hakaaston sebagai pengelola jalan tol Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar (Bakter) Lampung menjalin kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Beberapa program yang menjadi fokus pembahasan meliputi kolaborasi kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat di sekitar ruas tol, serta inovasi pengelolaan limbah sampah sebagai bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Project Manager Hakaaston Ruas Bakter, Riadiano Muhammad, mengatakan pihaknya berkomitmen penuh untuk tidak hanya mengelola jalan tol sebagai sarana infrastruktur strategis, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
"Sebagai operator jalan tol, kami memahami bahwa keberadaan infrastruktur ini harus memberi nilai lebih dari sekadar akses transportasi. Karena itu, Hakaaston melalui berbagai program ESG berusaha membangun kolaborasi yang dapat memberi dampak luas, baik pada aspek lingkungan, sosial, maupun ekonomi,” kata Riadiano, Sabtu (30/8/2025).
Baca juga: Pengelola Tol Lampung Serahkan Mesin Jahit untuk Dukung Ekonomi Kreatif Ibu-Ibu di Sekitar Tol
Dia menjelaskan salah satu fokus utama adalah pengelolaan limbah sampah, khususnya sampah plastik, yang selama ini menjadi tantangan bersama di wilayah Lampung Selatan.
"Kami sudah menjalankan program pengolahan sampah botol plastik menjadi produk inovatif seperti ecobrick, furnitur, hingga mendukung kelompok tani wanita (KWT) binaan kami dalam pengembangan pertanian," jelasnya.
"Jika program ini diperkuat melalui sinergi dengan pemerintah daerah, maka manfaatnya akan semakin besar karena dapat mendukung ketahanan pangan, membuka peluang ekonomi baru, dan tentu saja memperbaiki kualitas lingkungan,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, menyampaikan apresiasi atas peran PT Hakaaston dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis sekaligus kontribusi sosial yang telah dijalankan di wilayah Lampung Selatan.
Pihaknya menyatakan dukungan terhadap program kolaborasi bersama ruas Tol Bakauheni – Terbanggi Besar, terutama dalam bidang sosial dan lingkungan.
Baca juga: Puluhan Ribu Pohon Trembesi Akan Hijaukan Sepanjang Ruas Jalan Tol Lampung
Salah satu isu yang menjadi perhatian bersama ialah pengelolaan limbah sampah. Wakil Bupati menilai program ESG yang dijalankan Hakaaston, khususnya pengolahan limbah sampah, sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan lingkungan.
"Jika kolaborasi ini dapat terwujud secara berkelanjutan, diharapkan mampu memberi dampak positif tidak hanya pada aspek lingkungan, tetapi juga pada peningkatan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar," ujarnya.
Selain itu, Hakaaston juga memaparkan mengenai implementasi dan sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2023 tentang Jalan Tol.
Regulasi tersebut menjadi acuan penting dalam penyelenggaraan jalan tol di Indonesia, termasuk pada ruas strategis Bakauheni – Terbanggi Besar yang menjadi pintu gerbang utama akses transportasi di Sumatera.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan