LAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan kesiapannya mengikuti kejuaran Pekan Olahraga Nasional (Pornas) XVII Korpri 2025 yang akan digelar di Palembang, Sumatera Selatan, pada 5–11 Oktober 2025 mendatang.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, yang juga Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Lampung, mengatakan dari 13 cabang olahraga yang dipertandingkan, Provinsi Lampung akan mengikuti sembilan cabor, yakni balap sepeda, bola basket, bola voli, bulu tangkis, futsal, lari 5 km, renang, tenis lapangan, dan tenis meja.
Marindo menyatakan pemilihan ini dilakukan dengan pertimbangan efisiensi anggaran sekaligus peluang meraih medali. Dalam arahannya, Marindo meminta para peserta untuk mematuhi ketentuan yang berlaku.
"Atlet nasional yang masih aktif tidak diperbolehkan ikut, kecuali ASN yang memang aktif berstatus pegawai. Prinsipnya, kami ingin kontingen Lampung benar-benar fokus pada cabang olahraga yang potensial, sehingga tidak sekadar ikut, tetapi bisa berprestasi,” kata Marindo, Jumat (22/8/2025).
Baca juga: Pemprov Lampung Seleksi Atlet untuk Pornas Korpri 2025
Meski kegiatan ini tidak dianggarkan dalam APBD, Marindo menyebut Pornas merupakan agenda rutin yang seharusnya masuk dalam perencanaan keuangan daerah.
Karena itu, dana Korpri yang bersumber dari iuran ASN harus dikelola secara bijak.
“Penggunaan dana harus efektif dan efisien, serta tetap menjaga amanah iuran ASN yang dikumpulkan,” jelasnya.
Saat ini tim masih menyusun SOP pengelolaan dana bersama Inspektorat untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran organisasi.
Selain itu, tahapan teknis seperti verifikasi atlet hingga entry by name juga sedang dipersiapkan sesuai jadwal panitia nasional.
Ahmad Saefullah dari Bapor Korpri menambahkan, pada penyelenggaraan tahun ini terdapat aturan baru, di antaranya memperbolehkan mantan atlet nasional ikut bertanding, namun melarang atlet nasional aktif.
Baca juga: Lampung Berbenah Terkait Pengelolaan Sampah, Dari Open Dumping Menuju Sanitary Landfill
Ia juga menekankan pentingnya sportivitas. “Jika ada perselisihan di lapangan, penyelesaiannya harus dilakukan dengan musyawarah, tidak dibawa ke ranah hukum,” jelasnya.
Untuk memantapkan persiapan, Pemprov Lampung juga telah menggelar rapat membahas tahapan pendaftaran, seleksi atlet, hingga rencana teknis keberangkatan kontingen.
Sesuai ketentuan, pendaftaran peserta dilakukan melalui laman siborapornas.id mulai 11 Agustus hingga 25 September 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan